Pers Publik Gradiasi

Tema Wordpress Berita Pers Publik Gradiasi

BREAKING NEWS
    1,225 view

    Meta PHK 10 Persen Karyawan, Ribuan Pegawai Dialihkan ke Divisi AI

    Waktu Baca: 2 menit
    CEO Meta Mark Zuckerberg mengambil langkah pengurangan jumlah karyawan untuk perkuat AI. (Foto: Flickr)

    Pers Publik – Meta tengah menyiapkan perombakan besar-besaran terhadap tenaga kerjanya seiring dorongan agresif perusahaan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Langkah tersebut mencakup pemindahan ribuan karyawan ke posisi yang berfokus pada AI, pengurangan lapisan manajemen, hingga pemutusan hubungan kerja yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

    Perusahaan induk Facebook itu berencana memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya pada Rabu mendatang sebagai bagian dari restrukturisasi yang lebih luas. Kebijakan tersebut berkaitan dengan upaya CEO Mark Zuckerberg untuk mengubah arah perusahaan dengan menitikberatkan pada perangkat AI dan agen otonom, sebagaimana tertuang dalam memo internal yang diperoleh Reuters.

    Dalam memo yang diedarkan pada Senin, Chief People Officer Meta, Janelle Gale, menyebut perusahaan akan memindahkan sekitar 7.000 karyawan ke inisiatif AI baru. Pada saat yang sama, Meta juga akan memangkas tingkatan manajemen dan menyederhanakan struktur organisasi.

    Perombakan tersebut, ditambah pemindahan pegawai dan penghapusan sejumlah posisi sebelumnya, diperkirakan berdampak pada sekitar 20 persen total tenaga kerja Meta.

    Berdasarkan dokumen perusahaan, Meta memiliki hampir 78.000 karyawan hingga akhir Maret lalu.

    Restrukturisasi ini dilakukan ketika Meta menggelontorkan miliaran dolar untuk pengembangan infrastruktur dan perangkat AI di tengah persaingan yang semakin ketat dengan OpenAI, Google, dan Microsoft. Perusahaan juga disebut semakin mendorong penggunaan agen AI untuk menjalankan tugas-tugas yang selama ini dikerjakan manusia di internal perusahaan.

    “Ketika para pemimpin organisasi menyusun perubahan ini, banyak di antaranya menerapkan prinsip desain berbasis AI ke dalam struktur organisasi baru mereka,” tulis Gale dalam memo tersebut. “Banyak organisasi dapat beroperasi dengan struktur yang lebih ramping melalui tim kecil berbentuk pod atau cohort yang bergerak lebih cepat dan memiliki tanggung jawab lebih besar.”

    Sebagian karyawan yang dipindahkan — proses yang secara internal disebut sebagai “drafted” — akan ditempatkan pada tim seperti Applied AI Engineering dan Agent Transformation Accelerator. Kedua tim tersebut fokus mengembangkan sistem AI yang mampu menjalankan fungsi-fungsi pekerjaan secara otonom.

    Di tengah proses restrukturisasi, Meta juga dilaporkan telah menutup sekitar 6.000 lowongan pekerjaan. Kebijakan itu memicu meningkatnya penolakan dan keresahan di kalangan internal perusahaan. (*)

    Penulis Pers Publik
    Penulis
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *