Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Deklarasi Damai Komitmen Sukseskan Pilkades di Mentawai

  • Bagikan
deklarasi damai pilkades serentak di mentawai
Bupati Kepulauan Mentawai dan seluruh instansi vertikal serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kepulauan Mentawai, melakukan penandatanganan komitmen bersama saat Deklarasi Damai Pilkades Serentak. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pemkab Kepulauan Mentawai menggelar apel gabungan dalam rangka deklarasi damai Pilkades Serentak di halaman kantor Bupati, di Tuapejat, Kilometer 4, Jumat (11/6/2021). Deklarasi itu ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Kepulauan Mentawai dan seluruh instansi vertikal serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kepulauan Mentawai.

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet usai mengikuti pelaksanaan apel gabungan dan deklarasi damai tersebut mengatakan, pelaksanaan Pilkades Serentak adalah salah satu dinamika demokrasi. Seluruh elemen masyarakat mesti berperan dan mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak ini.

“Tokoh masyarakat dan tokoh agama memberikan peranan penting terselenggaranya Pilkades Serentak dengan aman dan damai. Para pemuka masyarakat harus bisa menjadi penyejuk bagi masyarakat saat pelaksanaan serentak. Jangan, sampai ikut terlibat atau memihak kepada salah satu kandidat,” katanya.

Selain itu, kata dia, titik sentral pengendalian Pilkades Serentak berada di kecamatan sebagai perpanjangan tangan bupati. Untuk itu, para camat juga mesti berkoordinasi dengan instansi vertikal, seperti Kapolsek dan Danramil agar penyelenggaraan Pilkades Serentak bisa berjalan dengan aman sesuai komitmen dalam deklarasi damai.

BACA JUGA:  Antisipasi Kejahatan Kontijensi karena Dampak Corona

Meski dalam suasana Pilkades Serentak, imbuhnya, persatuan dan kesatuan tetap harus diutamakan. Berbeda pilihan boleh saja, namun jangan sampai menimbulkan perselisihan hingga perpecahan. Makanya, deklarasi damai itu bentuk komitmen mewujudkan proses berdemokrasi yang baik di desa nantinya.

“Kemenangan dalam Pilkades bukanlah segala-galanya. Jangan korbankan persaudaraan hanya gara-gara Pilkades. Berbeda pilihan itu hal yang wajar. Namun, jangan sampai menimbulkan perselisihan. Kita masyarakat Mentawai adalah orang-orang yang cinta damai,” ujarnya.

“Politik hanya untuk mencari pemenang. Kita boleh miskin secara daerah atau sebagai daerah 3T, namun tidak boleh miskin pemikiran. Begitu juga halnya, walaupun kita tinggal di kampung, kita tidak boleh kampungan. Modal utama kita adalah modal sosial,” hemat Yudas.

Di sisi lain, Yudas juga menyampaikan rasa terima kasih kepada instansi vertikal di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sebab, saat ini Mentawai menjadi salah satu daerah dengan kasus penularan Covid-19 terendah di Sumatera Barat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada intansi vertikal. Bapak Kapolres, bapak Dandim dan bapak Kajari. Dengan dukungan dari instansi vertikal ini, kita bisa menekan penularan kasus Covid-19 di Kepulauan Mentawai. Ini terbukti, dengan banyaknya kunjungan instansi pemerintah baik dari pusat maupun provinsi,” tukas Yudas.

BACA JUGA:  Terkonfirmasi Positif Masih Bertambah, PJJ Diperpanjang
Komitmen Kapolres saat Deklarasi Damai

Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Muat mengatakan bahwa deklarasi damai memang penting dilakukan untuk tanda komitmen menyukseskan Pilkades Serentak nantinya. Terlebih dalam pengamanan Pilkades Serentak melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri dan Linmas. Untuk Polri sendiri, sebanyak 60 personil, 40 TNI, dan seluruh potensi linmas yang ada di Kecamatan dan desa.

“Untuk kerawanan sudah kita maping. Secara umum, sampai saat sekarang, situasi masih kondusif. Memang ada beberapa yang perlu menjadi perhatian khusus. Namun, secara keseluruhan, sembilan bulan saya bertugas di Mentawai, saya melihat masyarakat Mentawai cinta damai,” ungkapnya.

Untuk pola pengamanan Pilkades Serentak sendiri, lanjutnya, yakni 3 TPS 1 Polri dan 4 Linmas. Sementara untuk TPS yang rawan polanya, 1 TPS ada 1 Polri, 6 Linmas dan ditambah personil TNI. Namun, untuk situasi kamtibmas, hingga saat ini masih terpantau dan relatif kondusif.

Terkait penyelenggaraan Pilkades Serentak, nantinya, dia juga tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga, penyelenggaraan Pilkades Serentak tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Jadi dalam deklarasi damai itu, ia juga mengajak seluruh pihak sosialisasi tertib prokes selama Pilkades Serentak nantinya.

BACA JUGA:  ACT dan MRI Bantu Surau Al Mu'min yang Diacak-acak

“Prokes adalah harga mati dan wajib kita terapkan. Dalam Pilkades Serentak nantinya akan betul-betul kita perhatikan. Ini tidak hanya menjadi tanggungjawab, TNI, Polri dan SatpolPP, namun, juga menjadi tanggungjawab kita bersama,” katanya.

Dandim 0319 Kepulauan Mentawai Letkol Bagus Mardyanto juga sangat mengapresiasi deklarasi damai yang digelar Pemkab Mentawai untuk menyukseskan Pilkades Serentak. Terselenggaranya Pilkades Serentak dengan aman dan damai, akan menjadi modal awal pembangunan. Untuk itu, ia mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda harus ikut menyukseskan Pilkades Serentak ini.

“Suku Mentawai berbasis uma. Uma juga harus kita berdayakan untuk memberikan masukan-masukan dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak ini. Agar penyelenggaraan Pilkades Serentak ini, bisa berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (da.)


Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan