Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Debat Calon Bupati, Masyarakat Bisa Usulkan Pertanyaan

  • Bagikan
Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar, saat memimpin Rakor Persiapan Debat antarpasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pessel. Dalam rapat itu, disampaikan cara masyarakat mengusulkan pertanyaan dalam debat calon bupati nantinya. (Foto: Istimewa)

Pesisir Selatan | Datiak.com – Jadwal pelaksanaan debat Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sudah semakin dekat. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan (Pessel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan debat antarpasangan calon tersebut.

Dalam Rakor itu, dibahas soal upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat, serta tim pendukung pasangan Cabup dan Cawabup yang ikut pada Pilkada serentak 9 Desember 2020. Hal itu disampaikan Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar, di Ruang Rapat KPU Pessel, Rabu (14/10).

Dalam Rakor yang dihadiri LO pasangan Cabup dan Cawabup Pessel, Bawaslu, Kepolisian, Anggota Komisioner KPU, dan Kepala Bagian Kesbangpol Setdakab Pessel, Hardi Darma Putra itu, Epaldi menjelaskan jika pihaknya terus berupaya mengkoordinasikan tahapan kampanye di daerah tersebut kepada semua stakeholder yang ada.

“Perhatian dari semua elemen sangat diharapkan agar pengawasan selama tahapan kampanye dapat berjalan dengan baik di daerah ini. Sebab, tidak semuanya bisa terjangkau oleh KPU,” katanya.

Dia juga menjelaskan bahwa ada beberapa perubahan yang terjadi pada Pilkada serentak 2020 ini, terutama terkait debat dan iklan kampanye. “Karena beberapa perubahan itu, maka perlu dilakukan pembahasan dan bila ada masukan, bisa disampaikan melalui rapat koordinasi ini,” jelasnya.

Diungkapkannya bahwa dari tiga debat yang dibolehkan, KPU Pessel hanya melaksanakan dua debat. Debat pertama Rabu tanggal 11 November 2020, dan debat kedua 25 November 2020 dengan rentang waktu selama 14 hari.

“Materi debat ada sebanyak tujuh tema, dan tujuh tema itu akan di sarikan dan disusun oleh lima orang pakar. Dari lima pakar itu, tiga di antaranya merupakan masyarakat Pessel sendiri,” jelasnya.

Beberapa nama yang direncanakan adalah, Dr Khairul Fahmi, Dr dr Andani Eka Putra, Dr Wakidul Qohar, Dr Syaiful Anwar, dan Reno Fernandes MPd. Semua anggota tim penyusun materi debat itu pakar-pakar di bidangnya, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi (PT).

Cara Masyarakat Usulkan Pertanyaan

Menariknya, dalam debat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pessel nantinya, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan melalui tim penyusun materi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. atau tujuh hari sebelum penyelenggaraan debat. Dalam mengajukan usulan pertanyaan, masyarakat wajib mencantumkan identitas yang jelas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Epaldi juga menjelaskan bahwa iklan kampanye di media massa, difasilitasi oleh KPU melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. “Iklan kampanye ini dilakukan selama 14 hari mulai 22 November hingga 5 Desember 2020. Iklan kampanye yang dibolehkan dan fasilitas oleh KPU hanya media cetak dan media online,” ungkapnya.

Dari itu, dia meminta kepada LO pasangan calon bisa menyerahkan desain iklan kampanye yang akan ditampilkan di media cetak. “Desain ini sudah bisa kami terima 14 hari sebelum iklan diterbitkan,” jelasnya. (da.)

  • Bagikan