Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Dana Hibah Pilkada Padang Pariaman 2024 Cair sesuai NPHD

Sekda Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis (tengah), saat rapat dengan Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin (tiga dari kiri), dan pihak KPU Padang Pariaman (dua dari kiri), jelang pencairan dana hibah tahap pertama untuk Pilkada Padang 2024 di akhir tahun 2023. (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)
133 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Dana hibah Pilkada Padang Pariaman 2024 sudah dicairkan sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD). Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman itupun diapresiasi Bawaslu Padang Pariaman.

“Dana hibah tahap pertama untuk Pilkada tahun ini sudah dicairkan oleh Pemkab Padang Pariaman di akhir 2023 kemarin,” ujar Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin, didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman, Baiq Nila Ulfaini, Rabu (3/1/2024).

Azwar Mardin mengapresiasi Pemkab Padang Pariaman, karena nilai dana hibah tahap pertama yang dicairkan sesuai dengan NPHD antara Pemkab dan Bawaslu Padang Pariaman. “Ini tentu akan sangat mendukung kerja Bawaslu Padang Pariaman dalam memulai tahapan Pilkada 2024,” tukasnya.

Menambahkan, Baiq Nila Ulfaini menjelaskan bahwa dana hibah Pilkada Padang Pariaman 2024 yang dialokasikan Pemkab Padang Pariaman untuk Bawaslu Padang Pariaman, yaitu Rp 13 miliar. “Jadi, dana hibah tahap pertama sudah dicairkan Rp 5,2 miliar,” ujarnya.

Nila mengatakan, sesuai pencairan dana hibah tahap pertama untuk Pilkada Padang Pariaman 2024 yang sesuai kesepakatan, nilai hibah Rp 13 miliar sudah sangat memahami kebutuhan Bawaslu Padang Pariaman.

“Kita termasuk daerah yang paling besar mendapat alokasi dana hibah ini. Pencairan tahap pertama, mungkin kita juga yang paling besar. Ini tentu sangat mendukung kerja kita di Bawaslu untuk kelancaran tahapan Pilkada,” tukasnya.

Terpisah, Sekda Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, mengatakan bahwa menyukseskan Pilkada 2024 salah satu kewajiban Pemkab Padang Pariaman. Untuk itu, segala bentuk dukungan harus dilakukan. Salah satunya menyangkut dana hibah.

“Dana hibah itu kunci kelancaran kerja KPU ataupun Bawaslu dalam memulai tahapan Pilkada 2024 ini. Jadi, kita harus mencairkannya sesuai NPHD,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, penyerahan dana hibah Pilkada Padang Pariaman 2024 untuk KPU dan Bawaslu Padang Pariaman dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama sebanyak 40 persen. Sisanya 60 persen lagi, dicairkan di tahap kedua yang dialokasikan dalam APBD Padang Pariaman tahun ini.

“Tahap pertama itu dicairkan pada 29 Desember 2023. Total keseluruhan untuk KPU dan Bawaslu yaitu Rp 24.841.791.840,” ungkapnya.

“Dengan penyerahan dana hibah tahap pertama ini, kami berharap KPU dan Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman dapat memulai tahapan pemilu sesuai jadwal yang telah disusun,” tukas Rudy.

Sedangkan Kepala Kantor Kesbangpol Padang Pariaman, Jon Eka Putra, mengatakan bahwa total dana hibah Pilkada Padang Pariaman 2024 yaitu Rp 41.402.986.400. Rinciannya, Rp 28.402.986.400 untuk KPU, dan Rp 13 miliar dialokasikan untuk kebutuhan Bawaslu Padang Pariaman. (*)