Iklan Melayang
Iklan Melayang

DAK Bidang Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jalan

  • Bagikan
Sekdakab Padangpariaman, Jonpriadi saat memimpin rapat tindaklanjut surat Menteri Keuangan terkait pemberhentian realisasi DAK fisik 2020. Beruntung DAK bidang pendidikan dan kesehatan tidak terimbas. (Foto: Humas)
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – Pandemi Covid-19 kini mulai mengancam pelaksanaan pembangunan. Pasalnya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia memutuskan untuk menghentikan sejumlah realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik hingga tingkat daerah. Beruntung, tidak dengan DAK bidang pendidikan 2020 ini.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan itu resmi diberlakukan melalui Surat Menteri Keuangan Nomor: S-247/MK.07/2020. Selain DAK bidang pendidikan, surat yang ditandatangani Sri Mulyani tersebut juga memberikan pengecualian untuk DAK bidang kesehatan.

banner 336x280

Untuk menindaklanjuti surat itu, jajaran Pemkab Padangpariaman menggelar rapat, Senin (30/3). Rapat yang dipimpin oleh Sekdakab Padangpariaman, Jonpriadi, dihadiri Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD, Kabag Hukum, Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) hingga Kabag Fisik Sarana dan Prasarana.

“Rapat ini kita lakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat Menteri Keuangan Nomor: S-247/MK.07/2020, perihal penghentian proses pengadaan barang/jasa yang bersumber dari DAK fisik tahun ini,” ujar Jonpriadi.

Setelah pihaknya melakukan rapat, diputuskan agar kegiatan yang bersumber dari DAK fisik segera dihentikan, sepanjang belum di-input dalam aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN).

“Jadi, kegiatan yang akan dan sedang dilaksanakan akan dihentikan. Berbeda dengan kegiatan yang sudah terkontrak akan tetap dilanjutkan,” ungkapnya.

Katanya, penghentian realisasi tersebut memang tidak diberlakukan untuk DAK fisik bidang Pendidikan dan Kesehatan. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan