Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

”Cinta Buta”, Pria Berinisial FA Berujung Terancam Penjara 15 Tahun

FA (duduk) yang ditangkap Tim Satreskrim Polres Sijunjung bersama Polsek Kamang Baru, pada Senin (5/2/2024). Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan remaja 15 tahun yang dibawanya kabur dari rumah. (Foto: Humas Polres Sijunjung)
295 pembaca

Sijunjung | Datiak.com – Seorang pria berinisial FA (27) di Kabupaten Sijunjung, harus mengalami nasib malang. Diduga akibat dibutakan cinta, ia harus menerima ganjaran ancaman pidana penjara hingga 15 tahun.

Kejadian ini berawal dari laporan yang disampaikan ke Pores Sijunjung pada Rabu (24/1/2024). Setelah melakukan penyelidikan, Tim Satreskrim Polres Sijunjung bersama Polsek Kamang Baru, menangkap FA pada Senin (5/2/2024).

FA ditangkap saat berada di kawasan Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung. “Tersangka FA tidak melakukan perlawanan saat diringkus,” ujar Kasatreskrim Polres Sijunjung, AKP Muhammad Yasin, dilansir dari laman resmi Polres Sijunjung, Rabu (7/2/2024).

Yasin menjelaskan, penangkapan terhadap FA berdasarkan laporan orangtua dari seorang remaja 15 tahun di Kabupaten Sijunjung. Pasalnya, FA diduga telah membawa lari atau kabur bersama  anak di bawah umur itu.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari pelapor (orangtua si remaja, Red), tersangka membawa korban sejak 17 Januari 2024,” sambungnya.

Nekadnya lagi, FA berbuat tak senonoh terhadap remaja yang dibawanya tersebut. Selama masa pelarian, dia acap kali melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur tersebut.

“Selama pelarian, tersangka dan korban tinggal mengontrak di kawasan Sungai Tambang,” sambung Yasin.

Awalnya, lanjut Yasin, dilaporkan bahwa FA membawa remaja itu ke Riau. Ternyata setelah diselidiki, pihaknya mendapatkan petunjuk bahwa keberdaannya di Sungai Tambang.

“Tersangka mengakui segala kesalahannya. Termasuk tindakan persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur,” tukas Yasin.

Tindakan yang dilakukan FA tentu membuatnya terancam Pasal 76 jo Pasal 81 Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, Pasal 332 KUHPidana.

Dengan begitu, ancaman hukuman yang menanti FA atas tindakan tersebut, yaitu kurungan penjara minimal 5 tahun, dan maksimal 15 tahun. (*)