Iklan Melayang
Iklan Melayang

Cegah Krisis Pangan, Daerah Harus Percepat Musim Tanam

  • Bagikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dan jajaran melakukan tanam padi serentak sebagai upaya mencegah krisis pangan. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – Kabupaten dan kota merupakan lumbung pangan Sumatera Barat. Untuk memperkuat kemandirian pangan daerah, perlu melakukan percepatan musim tanam. Sehingga, krisis pangan tidak terjadi di Sumbar.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dalam kegiatan tanam padi serentak di Pungguangkasiak, Kecamatan Lubukalung, Selasa (14/7).

banner 336x280

Irwan menyebut, gerakan percepatan tanam padi pada musim tanam bertujuan menjaga ketahanan pangan. Ini sebagai langkah nyata agar terhindar dari krisis pangan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

”Banyak di negara lain mengalami krisis pangan akibat pandemi ini, dunia akan mengalami krisis pangan. Percepatan masa tanam padi dimaksudkan untuk mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang termasuk pandemi Covid-19 di Sumbar,” tuturnya.

Ia menegaskan gerakan percepatan tanam menjadi momentum untuk kembali memperkuat kemandirian pangan di Sumbar dan nasional.

”Kita punya target 3juta ton panen gabah di Sumbar, mudah-mudahan target ini tercapai. Ditambah lagi adanya dukungan dari kementerian terhadap petani. Bantuan bibit dan pupuk sangat berarti bagi petani di sini,” ujarnya.

Gubernur berharap pemerintah daerah yang menjadi lumbung pangan di daerah ikut melakukan percepatan masa tanam. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Kepala Dinas Pertanian harus terjun langsung melakukan monitoring masa tanam di masing-masing wilayah.

”Dengan dimulainya masa tanam serentak ini bisa wujudkan swasembada pangan berkelanjutan,” harapnya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pencanangan gerakan tanam serentak di Padangpariaman. Bahkan, program itu diteruskan ke tingkat kecamatan hingga nagari. Ia berharap gerakan itu dilanjutkan oleh seluruh petani sehingga seluruh sawah sudah ditanami pada musim tanam.

“Kita juga mendorong produktivitas pertanian hingga di lingkungan pekarangan rumah. Yakni dengan mengajak ibu-ibu menanam tumbuhan usia pendek untuk kebutuhan dapur,” kata Ali Mukhni.

Selain itu juga butuh dukungan dana dan program khusus bidang pertanian untuk petani dan penyuluh di Padangpariaman, seperti upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, kedelai dan komoditi pangan strategis lainnya.

”Alhamdulillah, pada tahun lalu terjadi kenaikan produktivitas padi sekitar 5,2 persen. Hal ini merupakan komitmen usaha serta kebersamaan pemangku kepentingan dalam memacu swasembada pangan nasional,” tukasnya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan