Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Camat di Pesisir Selatan yang Tinggalkan Wilayah Kerja Terancam Dicopot

Sekda Pesisir Selatan, Mawardi Roska. (Foto: Diskominfo Pessel)
128 pembaca

Pesisir Selatan | Datiak.com – Para camat di Pesisir Selatan dilarang keluar dari wilayah kerjanya. Hal ini ditegaskan oleh Sekda Pesisir Selatan, Mawardi Roska, kemarin. Katanya, instruksi itu langsung dari Bupati Pesisir Selatan.

Mawardi mengatakan, larangan bagi camat di Pesisir Selatan keluar dari wilayah kerjanya bukan tanpa landasan. Hal itu menyangkut kepentingan masyarakat di daerah tersebut.

Kendati begitu, sambungnya, masih ada pengecualian. Camat diperbolehkan keluar wilayah kerjanya atau keluar daerah, apabila sudah mendapat izin dari pimpinan.

“Instruksi ini dikeluarkan melihat kondisi cuaca belum normal di awal tahun ini. Jadi, camat harus terus memantau wilayah kerjanya secara langsung,” ujar Mawardi, Jumat (5/1/2024).

Ia menjelaskan bahwa kehadiran camat di wilayah kerjanya wajib. Hal itu untuk menjaga kelancaran tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.

”Camat di Pesisir Selatan yang melanggar aturan ini dapat dikenakan sanksi. Mulai dari penarikan tugas ke kabupaten hingga pencopotan dari jabatan,” tegasnya.

“Sebelum diberlakukannya sanksi itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekdakab Pesisir Selatan, bakal memberikan pembinaan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Mawardi menjelaskan bahwa Kabupaten Pesisir Selatan termasuk daerah rawan bencana di Sumatera Barat. Jadi, kehadiran para camat di Pesisir Selatan di wilayah kerja mereka, sangatlah penting.

“Makanya, sebelum dilantik, para camat di Pesisir Selatan ini diminta agar berdomisili di wilayah tugasnya, guna memastikan kesiagaan mereka menghadapi potensi bencana,” tukasnya. (*)