Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Bus Damri Beroperasi di Mentawai, Tarifnya Cuma Rp 6 Ribu

Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, saat meluncurkan operasional bus Damri trayek Tuapejat-Rokot-Tuapejat. (Foto: Sabarial/Datiak.com)
813 pembaca

Mentawai | Datiak.com – Bus Damri akhirnya masuk di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Trayek yang dilayaninya dari Km 0 Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, hingga Dusun Rokot, Desa Matobek, Kecamatan Sipora Selatan.

Operasi bus Damri itu diresmikan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, Selasa (18/1). “Pengoperasian Damri ini sejarah baru bagi perhubungan darat kita,” ujar Yudas.

Ia berharap keberadaan bus Damri di sana dapat mempermudah masyarakat. “Kita akan selalalu berupaya semua transpotasi umum dapat dibuka kembali. Sehingga, wisata kita jadi maju, mobilitas terjamin. Muaranya tentu ekonomi tumbuh lebih baik ke depannya,” harap bupati.

Yudas mengakui bahwa membangun Mentawai tidaklah mudah. Harus melalui proses yang penuh tantangan. “Menghadirkan moda transportasi Damri, salah satu proses untuk menjadikan Mentawai lebih maju,” katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Mentawai, Yosep Sarogdok, yakin keberadaan bus Damri tersebut dapat memperlancar akses masyarakat. Ia pun berharap sarana transportasi darat tersebut lebih banyak di Mentawai ke depannya.

“Semoga akses Damri tersedia di seluruh Mentawai ke depannya. Misalnya di Pulau Siberut dan Sikakap. Jadi, transportasi mudah dan murah dirasakan merata di Mentawai,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Sumbar, Kementerian Perhubungan, Deny Kusdyana, menjelaskan bahwa bus Damri dari trayek Tuapejat-Rokot-Tuapejat itu, bakal beroperasi setiap hari. Biayanya cukup murah. “Untuk pelajar tarifnya hanya Rp 3 ribu. Sedangkan umum Rp 6 ribu,” katanya. (da.)


Baca berita Mentawai hari ini di Datiak.com.

Avatar photo