Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Suhatri Bur Ajak Permudah Akses Perpolitikan Generasi Muda

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, saat menerima cendera mata dari Panitia Seminar Kebangsaan IMM STIT-SB. (Foto: Bagian Prokopim Setdakab Padangpariaman)
540 pembaca

Padangpariaman | Datiak.com – Generasi muda memiliki potensi yang besar bagi kekuatan politik, karena jumlahnya yang banyak. Namun, mereka kurang tertarik terlibat langsung atau berpartisipasi dalam politik secara konvensional, dengan berbagai alasan.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi generasi muda di kancah politik, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT-SB) Pariaman, menggelar Seminar Kebangsaan, di Islamic Center Desa Kampung Baru Kota Pariaman, Minggu (27/3).

Seminar yang mengusung tema “Politik dan Mahasiswa Berkemajuan” itu, dibuka langsung oleh Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur. Bupati sekaligus menjadi keynote speaker dihadapan mahasiswa Tarbiyah dan para kader Muhammadiyah di sana.

Nara sumber seminar yang dihadirkan yaitu Komisioner Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Vifner, Dosen Ilmu Politik Universitas Andalas Sadri, dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Yuzalmon. Sedangkan moderator seminar yaitu Firman Arif, Dosen Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN-IB) Padang.

Dalam kegiatan itu tampak hadir pula Ketua PD Muhammadiyah Padangpariaman, Fakhri Zaki, Ketua STIT-SB Pariaman, Neni Triana, Kabag Prokopim Setdakab Padangpariaman, Anesa Satria, Ketua Umum PC IMM Pariaman, Ranggi Armayadi, dan Ketua IMM Komisariat STIT-SB Bima Putra, yang sekaligus ketua panitia seminar.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh intelektual muda Muhammadiyah tersebut. Menurutnya, hal itu telah ikut memikirkan dan membantu pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya mahasiswa untuk mau terlibat langsung di kancah politik.

“Karena itu, perlu adanya jalur yang lebih mudah untuk diakses, supaya generasi muda mau berpartisipasi dalam perpolitikan. Contohnya melalui tulisan di media internet yang bertemakan politik, pembekalan dan dialog secara terbuka dengan melibatkan politisi muda. Seperti kegiatan seminar yang dilakukan oleh adik-adik IMM ini,” hematnya.

Suhatri Bur menilai, pendidikan politik mengandung makna dan mempertajam nalar seseorang, dengan bekal pedoman kehidupan sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara. Sehingga, kehidupannya tak terpisahkan dari pertumbuhan dan perkembangan dunia internasional.

“Dengan demikian, jelaslah bahwa pendidikan politik terhadap generasi muda dan mahasiswa, pada dasarnya untuk menciptakan suatu keberadaan bangsa yang beradab,” cermatnya.

Kesadaran untuk berpartisipasi dalam politik, lanjutnya, merupakan aspek penting dalam tatanan negara demokrasi. Sekaligus merupakan ciri khas adanya modernisasi politik yang berkelanjutan dalam suatu negara.

“Namun yang penting adalah, adanya kesadaran, kemauan dan tekad dari generasi muda untuk berani maju dan tampil ke depan. Dalam melaksanakan tanggung jawab nasional yang lebih besar, berdasarkan identitas dan kepercayaan kepada kekuatan sendiri,” jelas mantan Ketua KPU Padangpariaman itu.

Partisipasi generasi muda dalam perpolitikan suatu negara merupakan suatu keharusan. Diawali dengan kesadaran yang muncul untuk melanjutkan estafet kepemimpinan yang berkelanjutan. Itulah yang dikatakan generasi muda atau mahasiswa yang berkemajuan.

“Maka dari itu, generasi muda sebagai salah satu bagian masyarakat, berperan sebagai kontrol terhadap jalannya politik pemerintahan. Sehingga makna keterlibatan dan partisipasi generasi muda, merupakan bagian dari penataan struktur pemerintahan serta keberlanjutan kehidupan demokrasi dalam suatu negara,” jelas bupati.

Berdasarkan hal tersebut, bupati menyatakan bahwa peran generasi muda khususnya mahasiswa yang bernaung dalam wadah IMM sangat diharapkan. Pemerintah tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat. Pemerintahan yang dipimpinnya sangat terbuka menerima masukan dan saran untuk kemajuan Kabupaten Padangpariaman.

“Sebagaimana visi yang telah ditetapkan Padangpariaman Berjaya, didukung tujuh misi yang akan dilaksanakan. Kami butuh dukungan semua pihak untuk mewujudkannya. Karena itu, kami selalu siap menerima masukan dan ide-ide yang konstruktif untuk kemajuan daerah. Silahkan datang ke kantor atau ke rumah kapan saja, pintu selalu terbuka bagi siapapun untuk berdialog dan silaturahmi,” tutupnya. (da.)


Baca berita Padangpariaman hari ini di Datiak.com.