Bupati Solsel Khairunas Berang Soal Kendaraan Dinas

  • Bagikan
Bupati Solsel Khairunas berang
Bupati Solsel Khairunas berang dalam rapat saat mengetahui masih banyak OPD yang belum mengembalikan kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukan seperti diinstruksikan Khairunas lewat Surat Keputusan dan Peraturan Bupati. (Foto: Istimewa)

Solok Selatan | Datiak.com – Bupati Solsel Khairunas berang saat memimpin rapat kerja di Aula Kantor Bupati Solok Selatan (Solsel), kemarin (28/6/2021). Ia bahkan mengancam bakal mencopot sejumlah pejabat, yang dinilai lengah terhadap perintah dan aturan.

Bupati Solsel Khairunas berang bukan tanpa alasan. Kejadiannya bermula dari perkara kendaraan dinas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia mendapati masih ada OPD yang belum mengembalikan kendaraan dinas ke Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan.

Selama dua bulan bertugas sebagai kepala daerah, ia melihat masih ada yang mangkir terhadap aturan yang diterapkannya. Apakah dinas terkait tidak menyosialisasikan, atau OPD yang memiliki dua kendaraan dinas (mobil dinas) memang tidak mau menyerahkan dengan alasan tertentu. Termasuk sepedamotor yang tidak sesuai peruntukan, dibawa ke kebun dan ke ladang oleh Aparatur Sipil Neraga (ASN).

BACA JUGA:  GNPF Ulama Sumbar Meminta SKB 3 Menteri Dicabut

“Saya sudah mendapatkan laporan soal ini (kendaraan dinas tidak sesuai peruntukan, Red). Makanya kendaraan dinas itu harus ditertibkan. Sebab itu kan aset negara, bukan aset pribadi,” tegas Khairunas yang didampingi Wakil Bupati Solsel, Yulian Efi.

Penyebab Utama Bupati Solsel Khairunas Berang

Padahal, lanjut Khairunas, Surat Keputusan (SK) atau Peraturan Bupati (Perbup) Solok Selatan terkait pengembalian kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukan, sudah lama diterbitkan. Yakni sekitar dua bulan lalu. Namun, masih sangat sedikit OPD yang mengembalikan kendaraan dinas.

“Sudah jelas diperintahkan agar kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukan dan menumpuk di sejumlah OPD, diserahkan ke Bidang Aset BPKD Solok Selatan,” ujar Bupati Solsel Khairunas berang kepada seluruh OPD dan Camat yang hadir dalam rapat itu.

BACA JUGA:  Antisipasi Kejahatan Kontijensi karena Dampak Corona

“Jika SK saya itu tidak ditindaklanjuti, saya akan robek-robek karena tidak ada artinya. Maka, siap-siaplah bapak-bapak untuk saya berhentikan dari jabatannya,” imbuhnya menegaskan.

Khairunas pun memastikan bakal mengevaluasi SK yang sudah diterbitkannya tersebut. Sehingga, ia bisa lebih memastikan keputusan itu dijalankan atau tidak. Jika masih ada kendaraan dinas tidak sesuai peruntukan di OPD, ia memastikan mencatatnya.

Bahkan, dalam rapat itu Khairunas turut menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Solok Selatan, agar menegakkan peraturan daerah terkait kendaraan dinas tersebut secara tegas. “Jika Satpol PP tidak segera mengeksekusi bersama OPD terkait, saya segera ambil tindakan cepat,” tegasnya lagi.

“Setiap SK ataupun surat jalan yang saya keluarkan, saya memiliki catatannya. Jadi sudah diarsipkan semuanya. Makanya, saya tidak main-main,” tukas Khairunas.

BACA JUGA:  Jembatan Nasional di Dusun Sagitci Butuh Pembangunan

Sedangkan Kepala BPKD Solok Selatan, Irwanesa melaporkan kepada Bupati Solok Selatan, Khairunas, bahwa pihaknya sudah menyurati dan meminta OPD terkait menyerahkan kendaraan dinas sesuai perintah perda, perbup ataupun SK bupati. Tapi baru satu kendaraan yang sudah dikembalikan.

“Yang lainnya belum mengembalikan dengan berbagai alasan,” lapor Irwanesa yang tampaknya semakin membuat Bupati Solsel Khairunas berang. (da.)


Temukan berita Solok Selatan hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan