Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Bukit Taratak Terbakar, 10 Hektare Cengkeh dan Gambir Ludes

  • Bagikan
Bukit Taratak Terbakar
Petugas kepolisian bersama warga di dekat lokasi Bukit Taratak terbakar. (foto: Istimewa)

Pesisir Selatan | Datiak.com – Bukit Taratak terbakar pada Kamis sore (29/7/2021). Api diperkirakan menjalari 25 hektare lahan di bukti yang berada di Nagari Taluak, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tersebut.

Kepala Bidang Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (SatpolPP Damkar) Pesisir Selatan, Agung, menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi Kamis sore (29/7/2021) tersebut, berlangsung sampai malam.

Proses pemadaman berjalan cukup lama, lantaran medan yang dihadapi petugas damkar sangatlah sulit. Sehingga, petugas kesulitan menjangkau titik api di pebukitan tersebut.

Ditambah lagi kondisi sarana dan prasarana yang terbatas membuat petugas sulit menuju ke puncak Bukit Taratak terbakar. “Menghadapi kondisi itu, kita mengambil strategis pemadaman dari bawah bukit. Ini ditujukan untuk mencegah apo menyebar ke pemukiman,” ungkap Agung, kemarin (30/7/2021).

BACA JUGA:  Lafaz Allah Terukir di Batu Ngarai Objek Wisata Ngalau Indah Pangian

Beruntung, imbuh Agung, upaya keras petugas damkar yang dibantu TNI dan Polri membuahkan hasil cukup cepat. Sebab, petugas berhasil memadamkan api pada Jumat dini hari (30/7/2021).

“Sekarang kondisinya sudah aman. Petugas kita bersama TNI dan Polri berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.04 WIB tadi (Jum’at dini hari, Red),” jelas Agung.

Ia menjelaskan, estimasi sementara kerugian akibat Bukit Taratak terbakar, sekitar puluhan juta rupiah. Pasalnya, dari 25 hektare lahan yang terbakar, 10 hektare di antaranya yaitu perkebunan cengkeh dan gambir.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan pihaknya, terdapat sekitar 10 orang warga Nagari Taluak, selaku pemilih lahan yang terbakar tersebut. Untuk pemilik lahan gambir hanya satu orang. Yakni bernama Riko (30 tahun).

BACA JUGA:  16 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Mentawai

Sedangkan sembilan orang lainnya terdata sebagai pemilik lahan perkebunan cengkeh. Yakni Nurana, 65 tahun, Isul (73 tahun), Bailis (64 tahun), Siong (64 tahun), Iman (58 tahun), Pitam (45 tahun), Uwar (61 tahun), Kubat (83 tahun), dan Isam (65 tahun).

Penyebab Bukit Taratak Terbakar

Terkait penyebab kebakaran tersebut, Agung mengaku sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasinya. Kronologi yang ia peroleh, saat kebakaran warga langsung melapor ke Koramil terdekat. Yakni Koramil Batangkapas.

“Sampai saat ini, kita belum tahu penyebab kebakaran lahan ini. Kita hanya dapat kabar bahwa api sudah besar, dan kita langsung terjunkan petugas ke lokasi kebakaran,” tukasnya.

Sedangkan Anggota Koramil Batangkapas, Serda Agus yang sudah meninjau lokasi kebakaran hingga ke puncak Bukit Taratak, mengatakan bahwa kebanyakan lahan yang terbakar yaitu lahan kosong.

BACA JUGA:  Mobil Mendadak Terbakar, Warga di SPBU Geger

“Total lahan yang terbakar diperkirakan 25 hektare. Namun kebanyakan lahan kosong. Lahan cengkeh dan gambir itu sekitar 10 hektare,” ungkapnya.

Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo juga langsung turun ke lokasi kebakaran pukul 23.00 WIB didampingi Kasat Intelkam AKP Don Rinaldi, Kasat Reskrim AKP Hendra Yose, Kasat Sabhara Iptu Nofrianda, KBO Lantas Iptu
Elfison.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan yang dapat menyebabkan kebakaran lahan yang lebih besar. “Kita masih melakukan investigasi (penyebab Bukit Taratak terbakar, Red),” tukasnya. (da.)


Temukan berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan