Selasa, 20 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

BLT Pengalihan Subsidi BBM Rp 24,17 Triliun, Cek Penerimanya di Sini!

BLT pengalihan subsidi BBM bakal disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos), besok (1/9/2022). (Gambar: IST)
1092 pembaca

Jakarta | Datiak.com – BLT pengalihan subsidi BBM bakal disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos), besok (1/9/2022). Bantuan langsung tunai (BLT) ini, satu dari 3 bantuan tambahan pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM), dengan keseluruhan anggaran sebesar Rp 24,17 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengutarakan, bantuan sosial untuk menumbuhkan daya membeli masyarakat. Hal ini lantaran adanya kecenderungan peningkatan harga karena efek global. Terus, bagaimana proses penyaluran BLT pengalihan subsidi BBM, dan siapa yang bakal menerimanya?

Menurut Sri Mulyani, anggaran BLT disalurkan senilai Rp 12,4 triliun buat 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) atau keluarga kurang mampu. Nanti, tiap-tiap KPM akan terima dana senilai Rp 150 ribu sekitar empat kali, yang didistribusikan oleh Kemensos.

“Tetapi di dalam masalah ini ibu Mensos akan menyalurkan bantuan ini dalam 2 tahapan saja. Yakni Rp 300 ribu tahap pertama, dan 300 ribu tahap kedua,” tutur Sri, Senin (29/8/2022).

Sedangkan, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Isa Rachmatarwata, menjelaskan dana tambahan buat BLT pengalihan subsidi BBM bukanlah hasil pengalihan dari anggaran subsidi BBM yang telah naik sampai Rp 502 triliun.

Katanya, pemerintahan telah memperuntukkan masing-masing anggaran itu buat penuhi kepentingan sampai tahun akhir. “Tidak dari anggaran subsidi (energi). Anggaran subsidi telah ada Rp 502,4 triliun, dan bantuan sosial ada bujetnya sendiri,” katanya.

Menurut Isa, keseluruhan tambahan anggaran bantuan sosial buat BLT pengalihan subsidi BBM senilai Rp 24,17 triliun, didapat dari tambahan anggaran pelindungan sosial senilai Rp 18,6 triliun, yang disepakati DPR RI pada Mei 2022. Lantaran itu, anggaran bantuan sosial dalam APBN 2022 jadi senilai Rp 431,5 triliun.

Di samping itu, anggaran tambahan buat BLT pengalihan subsidi BBM diambil dari dana cadangan senilai Rp 3,4 triliun. Sisanya yang sekitar Rp 2,17 triliun, diambil dari anggaran pemerintah daerah (pemda) yang telah disalurkan lewat dana transfer ke daerah.

“Itu keseluruhan capainya sebesar Rp 22 triliun. Jadi, yang Rp 2,17 triliun itu dari DAU-DBH (Dana Alokasi Umum-Dana Bagi Hasil), itu telah ada duitnya yang di pemda,” ujar Isa.

Anggaran BLT pengalihan subsidi BBM, sambung Isa, ditambahkan semata-mata buat menanggapi peningkatan harga banyak barang kebutuhan dasar yang tetap memberatkan ekonomi penduduk. Melalui BLT, diharapkan masyarakat kurang mampu dapat terbangun daya belinya.