Iklan Melayang
Iklan Melayang

Besok, Pedagang Pasar Raya Padang Divaksinasi Covid-19

  • Bagikan
Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Besok (4/3), penyuntikan vaksin Sinovac itu direncanakan dilakukan bagi para pedagang Pasar Raya Padang. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Padang | Datiak.com – Para pedagang Pasar Raya Padang bakal divaksinasi Covid-19 besok (4/3). Rencananya, penyuktikan vaksin Sinovac tersebut, dilakukan di Blok III Pasar Raya Padang. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar.

“Jumlahnya (pedagang Pasar Raya Padang, Red) sekitar 2 ribu orang. Vaksinasi Covid-19 ini untuk seluruh pedagang. Data itu sesuai dengan yang ikut tes swab sebelumnya,” kata Andree, Rabu (3/3).

banner 336x280

Ia menjelaskan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang Pasar Raya Padang, dijadwalkan mulai pada pukul 09.00 WIB. Setiap calon penerima vaksin, mendatangi lokasi dengan memperlihatkan identitasnya.

“Sama seperti proses vaksinasi umumnya. Setiap calon penerima vaksin melakukan pendaftaran dan diverifikasi oleh petugas. Lalu, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.

Bagi pedagang yang sudah divaksinasi nantinya, imbuh Andree, bakal diobservasi 30 menit usai mendapatkan suntikan vaksin Sinovac tersebut. Tujuannya untuk melihat pada para penerima vaksin itu. “Semoga semuanya berjalan lancar besok (4/3),” pungkas Andree.

Rencana vaksinasi itu mendapat beragam tanggapan dari sejumlah pedagang Pasar Raya Padang. Ada yang mengaku siap, tak sedikit pula yang mengaku takut disuntikkan vaksin Sinovac dalam tubuhnya. “Jujur, sampai saat ini saya belum siap lahir-batin soal vaksin-vaksin ini,” ungkap salah seorang pedagang bernama Ida.

Ida beralasan belum divaksinasi lantaran dirinya sejak dulu memang takut dengan suntik. “Kalau ada yang berupa pil atau obat-obatan, insya Allah saya masih berani meminumnya. Contohnya untuk obat kaki gajah (filariasis, Red),” ungkapnya.

Sedangkan Yati, salah seorang pedagang yang mengaku siap divaksinasi Covid-19. Hal itu lantaran dirinya berharap usai vaksinasi tidak ada lagi pembicaraan soal virus corona. “Kalau memang kita bebas setelah divaksin ini, saya bersedia,” ungkapnya.

Namun jika masih saja dilakukan pembatasan apalagi sanksi-sanksi kepada pedagang, dirinya mengaku tidak ikhlas karena sudah divaksinasi. “Saya tidak tahu vaksin ini. Yang jelas sekarang saya terima dulu. Kalau usai divaksin kondisi masih sama, itu urusan yang tukang buat kebijakan dengan Tuhan,” pungkasnya.

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan