Beasiswa Hafiz di Padangpariaman Tunggu Dukungan BUMN dan BUMD

  • Bagikan
Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur (tengah), mengikuti Rakor Tulis Baca Al Quran dan Gebu Pafa, di Hall Kantor Bupati Padangpariaman, Senin (22/3). Dalam rakor itu dibahas soal beasiswa hafiz di Padangpariaman.
Foto: Humas for Datiak.com/Berita Sumbar

Padangpariaman | Datiak.com – Pemkab Padangpariaman terus berupaya meningkatkan jumlah beasiswa untuk menunjang pendidikan non formal. Salah satunya untuk beasiswa hafiz di Padangpariaman. Total beasiswa yang sebelumnya Rp 33,85 juta, ditambah menjadi Rp 64,9 juta di tahun 2021 ini. Hanya saja, jumlah itu belum mampu mengakomodir seluruh hafiz di sana.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Tulis Baca Al Quran dan Gerakan Seribu Penghafal Al Quran (Gebu Pafa), di Hall Kantor Bupati Padangpariaman, Senin (22/3). Rakor yang sekaligus launching program Gebu Pafa itu, dibuka langsung oleh Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur.

“Melahirkan generasi religius di Padangpariaman memang salah satu visi-misi kita. Untuk mewujudkan itu, memang perlu banyak orang yang banyak membaca terlebih menghafal Al Quran di Padangpariaman ini,” hemat Suhatri Bur, yang didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anwar, serta Kabag Kesra Padangpariaman, Azwarman.

BACA JUGA:  Tuan Rumah MTQ Nasional Fokus Penanganan Medis dan Keamanan

Untuk mendorong banyaknya pembaca dan penghafal Al Quran, imbuhnya, Pemkab Padangpariaman membentuk Gebu Pafa. Ia berharap program itu didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan BUMN/BUMD untuk mendukung Gebu Pafa yang di-launching hari ini (kemarin),” katanya.

Sedangkan Kabag Kesra Padangpariaman, Azwarman, menjelaskan bahwa jumlah hafiz di Padangpariaman terus meningkat. Mulai dari hafiz 1 juz hingga 30 juz. Sayangnya, masih banyak dari para hafiz itu yang belum mendapatkan penghargaan.

“Tahun lalu jumlah hafiz di Padangpariaman sebanyak 883 orang. Yang mendapatkan beasiswa hafiz di Padangpariaman itu hanya 198 orang. Sebab, total anggaran beasiswa hafiz tahun 2020 hanya Rp 33,85 juta,” ungkap Azwarman.

BACA JUGA:  Tambang Galian C Disegel, Tersangka Belum Ditemukan

Sedangkan di tahun ini, imbuhnya, jumlah hafiz di Padangpariaman sudah sebanyak 1.214 orang. Memang, jumlah beasiswa yang sudah tersedia Rp 64,9 juta. Namun, menurutnya masih jauh dari kata cukup untuk mengakomodir seluruh hafiz tersebut.

“Jumlah beasiswa yang ada sekarang tentu saja bisa bertambah dengan dukungan BUMN dan BUMD. Kita sudah komunikasikan hal ini dengan sejumlah BUMN dan BUMD di Padangpariaman,” katanya.

Lahirnya Gebu Pafa

Program Gebu Pafa dilahirkan oleh Pemkab Padangpariaman, sebagai salah satu bentuk komitmen Suhatri Bur-Rahmang dalam melaksanakan visi religiusnya. Harapannya, Gebu Pafa dapat mendorong kecintaan masyarakat, khsusunya generasi muda di Padangpariaman terhadap Al Quran.

“Kita ingin generasi emas terus lahir di Padangpariaman ini dengan adanya Gebu Pafa. Sebab, gerakan itu ditujukan agar generasi muda kita selalu mengamalkan Al Quran dalam kesehariannya,” ucap Suhatri Bur.

BACA JUGA:  Ali Mukhni Bersyukur Diberi Kesehatan oleh Allah SWT

Seperti diketahui, imbuhnya, Al Quran adalah iman bagi umat Islam. Artinya, tidak lengkap keimanan seseorang yang beragam Islam yang tidak membaca dan mengamalkan ajaran Al Quran.

“Makanya, kita akan terus memotivasi dengan terus berusaha memberi reward setiap pembaca Al Quran di Padangpariaman ke depannya,” pungkas Suhatri Bur. (da.)

  • Bagikan