Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Banjir di Pessel Rendam Ratusan Rumah, Putus 1 Jembatan

  • Bagikan
Banjir di Pessel yang membuat jembatan di Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu putus. (Foto: Istimewa)

Pesisir Selatan | Datiak.com – Banjir di Pessel (Pesisir Selatan) merendam ratusan rumah warga. Kondisi itu terjadi di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Selain itu, satu unit jembatan permanen dibangun tahun 2017 melalui dana desa terseret banjir. Akibatnya akses masyarakat menjadi terputus.

“Putusnya jembatan tentu mengganggu kelancaran mobilisasi masyarakat petani. Sebab jembatan itu dibangun untuk mempermudah masyarakat mengangkut untuk hasil produksi pertaniannya,” kata Wali Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Jamirus, ketika dihubungi kemarin (26/11).

Dia juga menjelaskan selain jembatan, tanggul penahan banjir di daerah aliran sungai Batang Tapan sepanjang 200 meter juga jebol diterjang banjir di Pessel tersebut. Arus semakin deras mengarah ke permukiman warga dan sarana umum lainnya.

“Ada sebanyak 100 unit rumah warga di Nagari Binjai Tapan terendam banjir. Sehingga sebagian warga menyelamatkan diri ke lokasi yang aman,” ujarnya.

Dia juga mengatakan hingga kini belum bisa ditaksir kerugian materi akibat banjir tersebut. “Kami atas nama pemerintah nagari dan warga meminta kepada Pemkab Pessel agar segera melakukan penanggulangan bencana banjir tersebut dengan cara membangun kembali jembatan yang putus. Kemudian membangun tanggul penahan tebing sungai dan bantuan pada warga korban banjir,” harapnya.

Sementara Pjs Bupati Pessel, Mardi, meminta perangkat daerah terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, segera melakukan upaya penanganan banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.

“Kepada masyarakat juga diminta selalu waspada. Karena tingginya curah hujan beberapa hari terakhir dan juga ke depannya, diprediksi ancaman banjir masih akan tetap ada,” katanya. (da.)

  • Bagikan