Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Bandara Rokot Rampung 2022, Menhub Janji Bawa Presiden

  • Bagikan
bandara rokot 2021
Menhub Budi Karya Sumadi (tengah) didamping Wagub Audy Joinaldy (kanan) dan Bupati Mentawai, Yudas Sabagggalet saat meninjau pembangunan Bandara Rokot, di Desa Matobek, Kecamatan Sipora Selatan. (Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Rokot di Desa Matobek, Kecamatan Sipora Selatan, Sabtu (20/11/2021). Kedatangannya di Bumi Sikerei yang didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, disambut langsung oleh Bupati Mentawai, Yudas Sabagggalet, dan Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake.

Dalam kunjungan itu, Budi menyampaikan bahwa sesuai perintah Presiden RI, Joko Widodo, pihaknya bertekad untuk membangun konektivitas ke wilayah daerah terluar. Salah satunya di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Konektivitas itu perlu dilakukan untuk mendukung pariwisata.

Untuk itu, Mentawai yang ramai kunjungan wisatawan asing, patut mendapat perhatian serius. Sehingga, potensi tersebut dapat memberi dampak untuk kemajuannya ke depan. Salah satunya berupa dukungan memperkuat konektivitas atau transportasinya.

Menhub juga mengapresiasi kerja sama Pemprov Sumbar dan Pemkab Mentawai dalam mewujudkan pembangunan di daerah itu. “Dengan kekompakan ini lah percepatan pembangunan bandara terus berjalan. Sehingga nantinya Mentawai menjadi suatu daerah tujuan wisata yang luar biasa,” kata Budi.

Pembangunan Bandara Rokot direncanakan selesai Agustus 2022. Untuk itu, ia mengintruksikan pihak pelaksana proyek agar menambah peralatan dan pekerja. Sehingga, penyerapan pekerjaan lebih cepat. Setelah pengerjaan Bandara Rokot selesai, Budi berencana untuk mengundang Presiden RI ke Bandara Rokot.

Apalagi bandara didukung dengan pembangunan jalan Trans Mentawai di Pulau Sipora itu. “Kita targetkan 2022 Agustus selesai. Insya Allah kita akan mengundang Presiden Joko Widodo ke sini meresmikannya,” tuturnya.

Audy Joinaldy mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menhub. “Dari total 16 menteri, bapak menteri (Menhub) yang baru datang ke Mentawai,” ujar Audy Joinaldy.

Audy menyebut, Menteri Perhubungan berkeinginan agar Bandara Rokot di Mentawai cepat selesai dari rencana sebelumnya. Menurutnya, upaya itu sangat membantu sebagaimana background Mentawai adalah pariwisata.

Artinya selama ini ekonomi masyarakat bergantung kepada wisatawan. “Insya Allah, Agustus selesai. Kalau bisa kita adakan upacara bendera 17 Agustus di sini pak Bupati,” tambahnya.

Ia menyebutkan, Provinsi Sumbar saat ini telah memiliki transportasi yang terimigrasi. Pasalnya, Bandara Internasional Minangkabau telah bisa diakses oleh alat transportasi kereta api.

“Kita optimis, selesainya Bandara Rokot ini akan membuat pariwisata Mentawai bangkit,” ujarnya.

Yudas Sabaggalet pada sambutannya mengakui ini adalah sejarah baru bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai. Di mana, baru pertama kali Menteri RI ke Mentawai. “Dengan perhatian bapak Presiden dan bapak Menteri kami optimis ke depan untuk lepas dari status 3T, kuncinya ada disini (bandara, red),” pungkasnya.

Menurutnya, program Trans Mentawai akan menghubungkan antar pulau di Mentawai. Tetapi masih terbatas oleh kondisi antara pulau satu ke pulau yang lain. Melalui itu, pihaknya bertekad untuk ke depan menghubungkan antar pulau tersebut yang sentralnya berada di Bandara Rokot.

Ia mengatakan, Mentawai merupakan satu-satunya daerah 3T di Provinsi Sumatera Barat. Maka melalui itu, pihaknya bersama Gubernur Sumbar untuk melespaskan status 3T tersebut. Menurut Yudas, kedatangan Menteri Perhubungan RI itu merupakan berkah bagi Mentawai. Sebelumnya, Dirjen Perhubungan juga Kunker ke Mentawai dalam memperkuat barisan dalam menyelesaikan Bandara Rokot. (da.)


Baca berita Kabupaten Kepulauan Mentawai hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan