Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Baliho Fauzi Bahar di Padang Rusak karena Coretan Kata ”Korup”

Baliho Fauzi Bahar, Caleg DPR RI dari Partai NasDem yang rusak karena coretan kata ”Korup”. (Foto: Facebook)
258 pembaca

Padang | Datiak.com – Salah satu baliho Fauzi Bahar, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai NasDem, mengalami tindakan perusakan dan vandalisme di Kota Padang. Lokasi baliho itu di Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Baliho mantan Wali Kota Padang itu dicoret dengan kata ”Korup” menggunakan cat berwarna hitam. Dari foto-foto yang beredar, tampak baliho tersebut masih utuh tanpa robekan, namun bagian wajah caleg Fauzi Bahar ditulisi dengan kata ”korup”.

Fauzi Bahar yang pernah menjadi Wali Kota Padang selama dua periode, saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat. Sehingga, tindakan pelaku pencoretan baliho Fauzi Bahar mendapat kecaman masyarakat.

Direktur Komisi Saksi NasDem Wilayah Sumbar, Pandong S Nabris, mengatakan bahwa masyarakat sangat mengecam perusakan tersebut. Katanya, tindakan vandalisme itu melanggar hukum. Meskipun demikian, DPW NasDem Sumbar belum menerima laporan resmi terkait perusakan baliho Fauzi Bahar itu.

“Kami akan melakukan verifikasi setelah menerima laporan. Sampai saat ini, belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait masalah ini,” ujar Pandong, Minggu (24/12/2023).

Menurut Pandong, pelaku perusakan yang tidak diketahui identitasnya tersebut tidak menunjukkan etika dalam berpolitik. Partai NasDem menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi Fauzi Bahar dalam melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib.

“Jika caleg kami ingin menempuh jalur hukum, partai siap membantu untuk melaporkan ke polisi. Tujuannya adalah untuk mendidik dan memberikan efek jera pada pelaku agar tidak mengulangi perbuatan serupa,” ungkap Pandong.

Selain itu, DPW Partai NasDem Sumbar sampai kemarin belum menerima laporan resmi mengenai jumlah total alat peraga kampanye (APK) yang rusak akibat perbuatan vandalisme tersebut.

Pandong menyebut bahwa pihaknya baru mengetahui peristiwa pencoretan baliho Fauzi Bahar melalui media sosial. Jadi, proses tindak lanjut masih menunggu laporan yang resmi.

Pandong juga mengajak seluruh kader NasDem yang tengah mengikuti kontestasi pemilu untuk melawan segala bentuk perusakan APK yang mereka alami. Ia menyatakan bahwa membiarkan tindakan semacam ini dapat menghasilkan pemimpin yang tidak menghormati aturan.

“Kami mengajak kader untuk melawan tindakan perusakan seperti ini agar tidak terulang. Membiarkan tindakan semacam ini hanya akan melahirkan pemimpin yang tidak patuh pada aturan,” tutup Pandong. (*)