Iklan Melayang
Iklan Melayang

ASN Pemprov Sumbar Kedapatan Bermalas-malasan hingga Bolos Kerja

  • Bagikan
Gubernur Sumbar saat memberikan arahan kepada jajaran DPMD Sumbar. Pasalnya, ia menemukan ASN Pemprov Sumbar di sana yang melanggar kedisiplinan kerja.
Foto: Pemprov Sumbar
banner 468x60

Padang | Datiak.com – Hari kedua kerja pasca libur Lebaran, ASN Pemprov Sumbar masih ditemukan tidak disiplin dan bermalas-malasan, bahkan tidak masuk kantor. Hal itu diketahui saat sidak Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumbar, Selasa (18/5).

Saat sidak, Mahyeldi menemukan beberapa pegawai mengambil absen online di rumah dengan alasan tidak memiliki HP Andoid. Jadi, terpaksa mereka menggunakan HP anaknya. Hal demikian menurutnya perlu diawasi, karena mengambil absen online harus di kantor bukan di rumah.

banner 336x280

“Kita tidak bisa terima alasannya. Itu merupakan pemahaman tidak benar. Absen online ini perlu pengawasan oleh kepala OPD. Sekiranya ada gangguan absen online, maka buat absen manual di kantor,” kata Mahyeldi.
Ia juga menyebutkan masih ada ASN Pemprov Sumbar yang belum lengkap memakai atribut ASN.

Padahal, menurutnya pegawai wajib menggunakan atribut seperti pin. Mahyeldi pun meminta pimpinan OPD mengawasi langkah dan kedisiplinan pegawai. Bagi yang melanggar, harus diberikan sanksi. “Baik kesalahan mengenai absensi maupun penggunaan atribut supaya dievaluasi apa yang terjadi pada hari ini (kemarin) untuk kebaikan tingkat kepatuhan ASN,” tuturnya.

Mahyeldi juga menegaskan kepada Plt. Sekretaris DPMD Sumbar, agar mengetahui pergerakan pegawainya setiap harinya. Sebab, ia selaku kepala kantor yang menggantikan kepala dinas, harus tahu siapa saja pegawai yang melakukan perjalan dinas hari itu. “Ini perlu dibenahi dan secara kedisiplinan perlu ditingkatkan dan perlu diperkuat,” sebut Mahyeldi.

Di sisi lain, Mahyeldi menemukan beberapa pegawai yang masuk kerja pukul 7:30 WIB, tetapi tidak bekerja. Ada pula yang minum pagi duduk di warung. Hal itu juga tidak benar dan menyalahi aturan. “Saya minta setiap kabid agar memberikan tugas kepada bawahannya. Beri juga tugas yang akan mereka kerjakan untuk hari esok,” pinta Mahyeldi.

Kinerja Buruk

Dalam sidak itu, Mahyeldi bahwa tugas DPMD Sumbar masih berat. Pasalnya, serapan anggaran di DPMD Sumbar masih 10 persen, dan fisiknya baru 18 persen. Artinya, target 40 persen saja masih belum tercapai. Sementara cara kerjanya lalai, walaupun masuk kerja sudah tepat waktu.

Parahnya lagi, dalam sidak tersebut, Mahyeldi menemukan adanya 11 orang ASN Pemprov Sumbar yang bertugas di DPMD Sumbar itu, tidak masuk kerja dan terlambat. Jumlah itu menurutnya sangat banyak, karena jumlah ASN di sana hanya 56 orang.

“Nanti kami juga akan lihat masing-masing OPD yang lain. Bagaimana tentang kehadiran dan kedisiplinannya, kemudian juga cara kerjanya. Itu akan jadi masukan bagi kita dalam rangka untuk melakukan penguatan tingkat kedisiplinan bagi pegawai ASN dalam tugasnya masing-masing,” tukas Mahyeldi. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan