Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

ASN di Payakumbuh “Dirumahkan” Sebanyak 75 Persen

  • Bagikan
75 persen ASN di Payakumbuh bekerja di rumah
Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mengatakan bahwa 75 persen ASN di Payakumbuh kembali bekerja dari rumah sejak Senin (9/8/2021). (Foto: Istimewa)

Payakumbuh | Datiak.com – Sebanyak 75 persen ASN di Payakumbuh bekerja dari rumah sejak Senin (9/8/2021). Pasalnya, Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) buat para pegawainya. Jadi, hanya 25 persen ASN yang bekerja di kantor atau Work From Office (WFO).

“Mulai hari ini (kemarin, Red), hanya 25 persen ASN di Payakumbuh bekerja di kantor. Dengan kondisi ini, kami meminta masyarakat agar maklum. Pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) tetap berjalan, tapi aturan protokol kesehatannya kita perketat,” kata Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.

Riza Falepi menyebut, kebijakan kerja dari rumah atau WFH buat 75 persen ASN di Payakumbuh ini diambil Pemko Payakumbuh, karena sejak 26 Juli 2021, pemerintah sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III di 18 kabupaten/kota di Sumbar, termasuk Payakumbuh.

Dengan pemberlakukan PPKM Level III ini, maka sesuai Instruksi Mendagri Nomor 26 Tahun 2021, pelaksanaan kegiatan di tempat kerja atau perkantoran diberlakukan 75 persen WFH dan 25 persen WFO, dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

BACA JUGA:  Dampak Banjir di Padangpariaman Meluas ke 17 Nagari

Riza Falepi sendiri, mengaku sudah membuat Surat Edaran Nomor: 800/ot/SEWK- PYK/Vn/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Dan Disiplin Protokol Kesehatan Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 di Payakumbuh.

Pelayanan ASN di Payakumbuh Dijamin Tetap Maksimalkan

Surat edaran ini dibuat untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menpan-RB Nomor 16 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja PNS Selama PPKM Berbasis Pada Masa Pandemi Covid-19. Meski 75 persen ASN di Payakumbuh bekerja dari rumah, namun Riza Falepi tetap memastikan, kebijakan ini tidak menghambat jalannya pelayanan kepada masyarakat.

Sebab, pelayanan masih bisa dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan media internet. Selain itu, ASN di Payakumbuh yang berurusan langsung dengan publik juga tetap bekerja. Untuk lurah, camat, dan wali kota, tetap bekerja 24 jam melayani masyarakat. Begitu pula perangkat daerah yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 dan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda.

BACA JUGA:  Setahun Covid-19 di Padangpariaman, 40 Orang Meninggal

“Misalnya ASN di Payakumbuh yang bertugas di Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Lingkungan Hidup,” imbuh Riza Falepi.

Khusus ASN di Payakumbuh yang bertugas di bidang kesehatan atau tenaga kesehatan, Riza Falepi meminta agar jam kerjanya diatur lebih efektif. “Mereka yang bekerja di puskesmas diatur shift dan waktu istirahatnya. Agar ada keterangan juga,” tukuknya.

Wali Kota dua periode ini berharap jangan sampai kasus positif Covid-19 di Payakumbuh naiknya tajam, tetapi harus landai. “Kesiapaan jumlah tenaga kesehatan dengan orang yang positif harus imbang. Ini tugas kita sebagai pemerintah menjaganya. Kasihan kita sudahlah lelah bekerja, berisiko pula terpapar Covid-19,” sebut Riza Falepi.

BACA JUGA:  Dinas Pertanian Padangpariaman Diaudit Inspektorat

Mantan senator Sumbar di DPD-RI ini juga berharap, bagi warga Payakumbuh yang bekerja di luar Payakumbuh, agar melapor ke atasan masing-masing, untuk segera diberlakukan pula WFH. Sebab, mereka diwajibkan mematuhi aturan di Payakumbuh.

“Kalau bisa jangan berulang balik ke Payakumbuh, pulang sekali seminggu saja, atau langkah lainnya mereka setiap hari terpaksa harus di rapid untuk memastikan bebas dari terpapar virus korona,” katanya.

Riza juga menyayangkan, dengan kondisi saat ini, masih ada kantor-kantor BUMN dan swasta yang belum mematuhi surat edaran menteri perihal bekerja dari rumah. Padahal kondisinya sudah PPKM level 3. “Kita melihat masih banyak kantor yang 100 persen pegawainya bekerja di kantor. Kita harap bisa mengikuti aturan yang ada. Karena memang, kondisi PPKM di Payakumbuh saat ini, sudah level III,” ujar Riza Falepi. (da.)


Temukan berita Payakumbuh hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan