Asmadi: Golkar Padangpariaman Tidak Pernah Kalah di Pileg

  • Bagikan
Asmadi bersama pengurus DPD Golkar Sumbar usai dikukuhkan sebagai Ketua DPD Golkar Padangpariaman. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Staf Ahli anggota DPR RI John Kenedy Azis, Asmadi, mengungkapkan kenapa DPP Golkar merekomendasikannya memimpin DPD Golkar Padangpariaman. Yakni untuk membangkitkan kembali kejayaan partai berlambang pohon beringin itu.

Jadi, Asmadi membantah segala tuduhan yang disampaikan Syahrul Dt Lung. Yakni terkait adanya kecurangan dalam Musda X DPD Partai Golkar Padangpariaman, Jumat malam (22/1). Apalagi jika ia disebut merancang musda dilakukan di luar jadwal.

“Saya selaku Plt Ketua DPD Golkar Padangpariaman waktu itu (sebelum musda, Red), tidak ada mengeluarkan satupun surat yang berisikan undangan musda tanggal 23 Januari 2021. Jadi tidak benar jika dia (Dt Lung dkk, Red) dibilang ada rekayasa jadwal,” ungkap Asmadi.

Mulanya, imbuh Asmadi, musda memang direncanakan digelar secara aklamasi. Namun, DPP menginstruksikan agar pemilihan secara aklamasi tidak dilakukan untuk menghindari konflik di partai. “Keputusan ini diambil untuk menghindari kader ‘berdarah-darah’. Baik dari sisi finansial ataupun fisiknya karena selalu rawan gesekan,” ungkap Asmadi.

BACA JUGA:  Dukcapil Ceria Mobile Padangpariaman Diminati Nagari asal Sijunjung

Berdasarkan keputusan DPP itu, ia pun langsung melakukan konsolidasi politik dengan para kader yang berkeinginan mencalon Ketua DPD Golkar Padangpariaman. Yakni Bujang Pandawa dan Dt Lung. Sebab, dia sudah mendapat mandat dari DPP untuk menahkodai DPP Golkar Padangpariaman.

“Pas saya temui saudara Bujang Pandawa, beliau bersedia merapat dengan saya. Namun, pas janjian dengan Dt Lung untuk konsolidasi, pertemuan batal karena adinda saya itu sedang sibuk,” katanya.

Akhirnya, ia bertemu juga dengan Dt Lung di salah satu kafe di Nagari Pauh Kamba. Di sana, ia jelaskan kepada Dt Lung bahwa tidak ada pemberhentian sepihak. “Saya diminta menjadi Plt karena adinda saya itu memang sudah berakhir masa jabatannya,” ujar Asmadi.

BACA JUGA:  Lindungi Ulama dari Masa Sulit Corona

“Begitupun soal ketua PK yang sudah mendekati akhir masa jabatan juga harus di-Plt-kan. Sebab, DPP mengatakan jabatan ketua PK yang habis tidak bisa langsung diperpanjang,” tambahnya.

Rujukan Keputusan DPP

Tidak hanya itu, Asmadi mengungkapkan bahwa dirinya juga sempat menjelaskan kepada Dt Lung soal tidak adanya rekomendasi dari DPP untuk dirinya kembali mencalon Ketua DPD Golkar Padangpariaman. Menurutnya, pertimbangan itu diambil merujuk dari hasil Pileg 2019 dan Pilkada 2020.

“Golkar Padangpariaman tidak pernah kalah dalam Pileg. Kursi pimpinan DPRD pasti kita isi terus. Namun yang terjadi di Pileg kemarin, kita diurutan keenam. Sedangkan di Pilkada 2020 calon yang kita usung kalah. Jadi, logis saja jika DPP berpikir ada penurunan signifikan di DPD Golkar Padangpariaman,” ungkapnya.

Kendati begitu, Asmadi tidak ingin apabila Dt Lung menganggapnya justru sebagai musuh yang menyingkirkannya. Partai mengambil kebijakan sudah tentu demi masa depan partai agar lebih baik ke depannya. Dan DPP Golkar merekomendasikan dirinya tentunya berdasarkan banyak penilaian.

BACA JUGA:  Pengemis di Padang Bertambah, Alfiadi: Warga Pemberi Uang Disanksi

“Kalau saya ceritakan sejarah saya di Golkar sangatlah panjang dinda (panggilannya kepada wartawan, Red). Sederhananya, saya sampai dipercaya pak John Kenedy Azis sebagai staf ahlinya, tentu karena beliau melihat bagaimana saya dengan masyarakat di Sumbar, terlebih di kampung saya Piaman,” cermatnya.

Untuk itu, Asmadi berharap agar Dt Lung dkk agar ikut gabung dengan dirinya untuk kembali menjayakan Golkar Padangpariaman. Ia memastikan akan mendukung apapun semangat politik Dt Lung ke depannya. “Jika adinda saya itu ingin jadi anggota DPRD lagi atau naik ke provinsi, bahkan ingin mencalon bupati, ayo sama-sama kita berjuang. Tidak guna kita salah menyalahkan karena kita satu tujuan,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan