Iklan Melayang
Iklan Melayang

Arsip DPRD Kota Solok Dimusnahkan

  • Bagikan
Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok dalam proses seleksi arsip DPRD Kota Solok yang akan dimusnahkan. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Kota Solok | Datiak.com – Sebagai upaya untuk pengurangan arsip agar tidak bertumpuk, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok melakukan pemusnahan arsip DPRD Kota Solok. Hal itu dilakukan dalam rangka untuk penyusutan atau pengurangan arsip sehingga tidak bertumpuk.

”Pemusnahan arsip ini sesuai aturan yang berlaku dan sesuai dengan Jadwal Retensi Arsip (JRA),” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Wadirman.

banner 336x280

Dijelaskannya, penyusutan arsip tersebut dilakukan oleh pencipta arsip berdasarkan jadwal retensi arsip, sesuai dengan Perka ANRI Nomor 37 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusutan Arsip untuk melaksanakan ketentuan Pasal 89 Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Adapun arsip yang dimusnahkan pada 2021 ini yaitu arsip DPRD Kota Solok pada 2002, 2006 dan 2009. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 26 hari kerja sesuai dengan DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok 2021.

”Pemusnahan arsip di lingkungan pemerintah daerah kabupaten/kota yang memiliki retensi di bawah 10 tahun,” tambahnya.

Pada kegiatan itu, dilakukan pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip yang telah habis retensinya dan tidak memiliki nilai guna dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta, penyerahan arsip statis oleh pencipta arsip kepada lembaga kearsipan.

Selain itu, ia juga menjelaskan pada kegiatan penyusutan arsip itu juga menyeleksi dan mengelompokkan arsip yang retensinya sudah berakhir, membuat daftar arsip usul simpan, membuat daftar arsip yang akan diusulkan pemusnahannya dan membuat laporan penyusutan arsip.

Penjelasan Wako Solok

”Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, informasi yang terkandung di dalam arsip yang bernilai guna dapat terjaga dan terlindungi dari pihak-pihak yang tidak berhak,” pungkasnya.

Wako Solok Zul Elfian menyebutkan, mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Pemko Solok segera lakukan penyusutan arsip yang sudah memenuhi kriteria dari panitia penilaian arsip.

Dijelaskannya, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dalam pasal 50 pemindahan Arsip inaktif, penyusutan dilakukan terhadap arsip yang tidak memiliki nilai guna, atau telah habis retensinya dan keterangan di musnahkan berdasarkan JRA.

Menurutnya, tidak ada peraturan perundang-undangan yang melarang atau tidak berkaitan dengan penyelesaian proses suatu perkara. Pemusnahan arsip wajib dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang benar, dan arsip tersebut merupakan tanggung jawab pimpinan pecipta arsip.

”Untuk SKPD yang telah di terbitkan JRA-nya saya minta untuk segera memindahkan arsip statisnya (yang berketerangan permanen) ke unit kearsipan Kota Solok,” pungkasnya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan