Apa Pentingnya Pemilihan Duta Genre di Padangpariaman?

  • Bagikan
Para remaja yang terpilih sebagai Duta Genre di Padangpariaman di tahun 2021 ini. (Foto: Humas for Datiak.com)

Padangpariaman | Datiak.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Padangpariaman menggelar grand final pemilihan Duta Genre (Generasi Berencana), Selasa (2/3). Ajang itu ternyata diperbincangkan sejumlah warga Padangpariaman di media sosial. Intinya, mereka menilai seberapa penting diadakan ajang Duta Genre di Padangpariaman?

Menyikapi hal itu, Kepala DPPKB Padangpariaman Aspinuddin mengatakan, pemilihan Duta Genre di Padangpariaman sangatlah penting. Hal itu sama dengan duta-duta pada umumnya. “Tugas duta itu kan untuk mendukung suksesnya program pemerintah,” ungkap Aspinuddin, Rabu (3/3).

Untuk itu, imbuhnya, seorang duta tidak bisa asal ditunjuk saja. Mereka harus menjalani serangkaian penilaian menyangkut bidang kedutaannya. “Misalnya duta pariwisata, pasti orang yang paham pariwisata dengan baik. Begitupun duta baca, orang yang gemar membaca. Kalau tidak, mustahil bisa jadi duta,” hematnya.

BACA JUGA:  Bank Nagari Lubukalung kembali Salurkan CSR Pendidikan

Begitupun Duta Genre, tugasnya yaitu sebagai figur di kalangan remaja nantinya. Mereka akan menjadi unjung tombak sosialisasi atau edukasi di masyarakat, menyangkut generasi berencana. “Sekarang kenakalan remaja itu kan beragam. Terlebih menyangkut seksualitas,” ungkap Aspinuddin.

Keberadaan Duta Genre, lanjutnya, dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan. Sehingga, setiap generasi muda terarah dalam kehidupannya. Yakni menjalani jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, barulah mulai melangkah ke jenjang pernikahan.

“Pernikahan dini sudah pasti tidak bagus. Begitupun menikah tanpa perencanaan yang matang. Baik secara mentan, finansial ataupun pemahaman menyangkut siklus kesehatan reproduksi,” cermat Aspinuddin.

BACA JUGA:  Masjid di Padangpariaman Terus Bertambah

Jadi, tambahnya, Duta Genre nantinya bakal gencar menyosialisasikan di kalangan remaja soal pernikahan dini dan seks pra nikah. Untuk itu, katanya seorang Duta Genre harus memiliki pemahaman yang matang soal kesehatan reproduksi dan usia kawin pertama.

“Makanya, peserta ajang Duta Genre itu adalah kalangan remaja usia SLTA. Sebab usia-usia itulah yang rentan terjerumus pada pergaulan yang berujung pernikahan dini,” katanya.

Tidak itu saja, Aspinuddin mengatakan bahwa seorang Duta Genre juga menjadi ujung tombak sosialisasi bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). “Jadi, tugas duta Genre ini sangatlah berat sebenarnya. Makanya mereka yang jadi duta harus diseleksi seketat mungkin,” ucapnya. (da.)

  • Bagikan