Antisipasi Kejahatan Kontijensi karena Dampak Corona

  • Bagikan
kombes pol satake bayu
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu. (Foto: Tribratanews Sumbar)

Padang – Pandemi covid-19 (virus corona baru) yang kini merebak di Sumatera Barat, belum dapat dipastikan kapan berakhirnya. Kondisi ini tentu dapat membahayakan segala lini kehidupan masyarakat. Dampak nyata yang sudah dialami masyarakat, yaitu melemahnya perekonomian.

Memang, pemerintah sudah menanggulangi permasalahan itu melalui penyaluran bantuan. Baik berupa sembako ataupun bantuan langsung tunai (BLT). Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan terburuk lainnya.

Salah satunya kejahatan berimplikasi kontijensi. Seperti diketahui, kejahatan ini bisa terjadi secara mendadak, sehingga sulit diprediksi. Dampaknya bisa mengganggu stabilitas keamanan, politik, sosial, hingga ekonomi masyarakat.

Menyikapi kejahatan berimplikasi kontijensi ini, Polda Sumbar memastikan sudah siap menghadapinya. “Kami sudah sejak awal membahas soal kejahatan kontijensi ini,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu.

Langkah awal yang dilaksanakan pihaknya hingga sekarang, yakni dengan patroli berskala besar. Baik itu di jalanan ataupun pusat perbelanjaan. “Saat patroli ini kami menyampaikan imbauan terkait pencegahan gangguan kamtibmas,” katanya.

Di samping itu, imbuh Satake, pihaknya juga membuat konsep kontijensi sistem pengamanan (Simpam) kota yang dilaksanakan seluruh polres di Sumbar.

“Nanti Polda Sumbar membantu backup personel. Kami sudah mengerahkan 1.155 orang personal. Jadi, apabila terjadi kejahatan kontijensi, pasukan sudah disiapkan dengan peralatannya,” ungkap Satake.

Namun, kata Satake, sejauh ini kejahatan seperti itu belum terjadi di Sumbar. Untuk itu, pihaknya terus pengayoman keamanan di masyarakat. “Semoga hal ini tidak terjadi, sehingga masyarakat Sumbar dapat merasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan