Aliansi Mahasiswa Pasbar Sebut Pimpinan DPRD Pasbar Pembohong

  • Bagikan
Aliansi Mahasiswa Pasbar kembali unjuk rasa ke DPRD Pasbar. Mereka menuntut janji legislatifnya itu, mendukung penolakan UU Cipta Kerja. (Foto: Istimewa)

Pasaman Barat | Datiak.com – Aliansi Mahasiswa Pasbar kembali unjuk rasa ke DPRD Pasbar, Jumat (16/10). Mereka menilai DPRD Pasbar telah mengingkari janjinya untuk mendukung penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang tertuang dalam Omnibus Law. Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa tersebut, disertai orasi tuntutan terhadap kalangan legislatif di sana.

Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Pasbar, Monsano Andri, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan terhadap para anggota DPRD Pasbar. Sebab, janji dukungan menolak UU Ciptaker, sampai sekarang tidak ada kepastiannya dari kalangan wakil rakyat di lembaga legislatif tersebut.

“Ini dewan pengkhianat rakyat. Dasar pembohong. Kami datang ke gedung rakyat ini, dibatasi dengan pagar kawat berduri. Gedung rakyat itu sudah jadi gedung angker, gedung tak berpenghuni,” teriak Monsano.

BACA JUGA:  Dinilai Nepotisme, Warga Protes ke Kantor Wali Nagari di Pessel

Ia bahkan menuding pimpinan DPRD Pasbar telah berbohong dan tidak berpihak kepada rakyat. Hal itu dibuktikan dengan sikap ingkar terhadap janjinya. “Kami disuruh datang, tetapi dia (pimpinan DPRD Pasbar, Red tidak mau bertemu. Kami ke sini mengawal janjimu yang mengatakan ikut mendukung menolak UU Ciptaker,” tegasnya.

Meskipun keinginan para mahasiswa tersebut bertemu dengan pimpinan DPRD Pasbar tidak terpenuhi, mereka tidak melakukan anarkis ataupun kerusuhan. Mereka hanya berorasi dan membakar ban di jalan, sebagai tanda sikap amarah yang kini berkobar di dalam dirinya.

Seperti diketahui, ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasbar, sebelumnya telah melakukan aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Pasbar, Kamis (8/10). Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut, menyatakan sikap menolak UU Ciptaker yang disahkan DPR RI, Senin (5/10).

BACA JUGA:  Puluhan Warga Tanahdatar Dihukum Menyapu Jalan

Untuk itu, mereka meminta agar DPRD Pasbar memberikan dukungan terhadap aspirasi yang mereka sampaikan. Sebab, aspirasi itu dinilai sangat penting untuk menjala stabilitas ekonomi dan kondisi sosial masyarakat.

Aspirasi itupun didukung DPRD Pasbar, dengan dibuktikan ikutnya Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni, serta anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Subandrio, menandatangani poin kesepakatan yang dibawa oleh Aliansi Mahasiswa Pasbar tersebut. Namun, belakangan mahasiswa tersebut merasa DPRD Pasbar telah mengingkari kesepakatan mereka. (da.)

  • Bagikan