Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Ali Mukhni Kagum BUMNag Hadirkan Wisata Sungai Sejuta Ikan

  • Bagikan
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengunjungi wisata Kubu Koto Bimo Sungai Sejuta Ikan, di Korong Kampung Pinang, Nagari III Koto Aurmalintang, Kecamatan IV Koto Aurmalintang, Rabu (24/6).

Padangpariaman | Datiak.com – Bupati Kabupaten Padangpariaman Ali Mukhni mengunjungi wisata Kubu Koto Bimo Sungai Sejuta Ikan, di Korong Kampuangpinang, Nagari III Koto Aurmalintang, Kecamatan IV Koto Aurmalintang, Rabu (24/6).

Ia sangat mengapresiasi objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Nagari III Koto Aurmalintang tersebut. Menurutnya, objek wisata itu sangat potensial untuk mendorong meningkatkan perekonomian nagari ke depannya.

“Saya sangat takjub dengan objek wisata Kubu Koto Bimo Sungai Sejuta Ikan ini, karena sangat memanjakan mata pengunjungnya,” Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Erman, Camat IV Koto Aurmalintang, serta Kabag Humas dan Protokoler, Anton Wira Tanjung, saat mengunjungi objek wisata itu.

BACA JUGA:  Deklarasi Damai Komitmen Sukseskan Pilkades di Mentawai

Ali Mukhni juga optimis, pengembangan objek wisata tersebut dapat memberikan income ke nagari nantiya. Sehingga, pemanfaatannya bisa digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dan pengembangan kawasan itu sendiri.

“Banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan di sini. Sekarang salah satunya yang sedang dibangun yaitu objek wisata Bukik Bulek,” ungkap Ali Mukhni.

Ali Mukhni memastikan, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman turut mendukung penuh pengembangan wisata di sana. Untuk itu, ia meminta seluruh pejabat terkait menyiapkan proposal, sehingga dapat dibantu menggunakan APBD di tahun berikutnya.

“Kita sangat komitmen terhadap pengembangan pariwisata di Padangpariaman. Terlebih objek wisata yang dikelola BUMNag yang pastinya langsung berdampak untuk kesejahteraan masyarakat nagari,” ucap Ali Mukhni.

BACA JUGA:  Nagari Diminta Aktif Sosialisasikan Perda AKB Sumbar

Untuk mempopulerkan wisata di nagari, Ali Mukhni menyarankan agar publikasinya dilakukan dengan gencar. Baik di media cetak dan elektronik, ataupun menggunakan jejaring media sosial. “Kalau sudah viral, orang pasti banyak yang tertarik berkunjung,” tukasnya. (da.)

  • Bagikan