Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Alat Kontrasepsi Mantap Bisa Mempengaruhi Gairah Istri?

  • Bagikan
alat kontrasepsi mantap vasektomi
Ilustrasi alat kontrasepsi mantap vasektomi. (Gambar: Tim Datiak.com)

Alat kontrasepsi mantap salah satu cara mencegah kehamilan dalam waktu yang lama. Meskipun ada yang berkeinginan menggunakan alat kontrasepsi ini, mereka masih menyimpan keraguan besar. Salah satunya dianggap berisiko mengurangi gairah seksual penggunannya. Benarkah begitu?

Berikut Datiak.com rangkum pendapat sejumlah pakar kesehatan dari berbagai sumber, terkait penggunaan kontrasepsi mantap ini. Seperti diketahui alat kontrasepsi mantap masuk dalam jenis Alat Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kontrasepsi mantap adalah suatu metode kontrasepsi yang pada pria disebut vasektomi. Sedangkan pada wanita disebut tubektomi.

Kontrasepsi pada wanita yang disebut tubektomi atau ligasi tuba, dilakukan dengan memotong atau menutup tuba falopi. Jadi, sel telur tidak masuk ke rahim, sekaligus menghalangi sperma sampai ke tuba falopi. Sehingga pembuahan pun tidak terjadi. Tubektomi sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Angka kegagalan setelah tubektomi adalah 0,5 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan.

BACA JUGA:  Aturan Modifikasi Kendaraan Bermotor agar tak Dipidana

Ada beberapa metode prosedur tubektomi. Umumnya, tubektomi dilakukan pada wanita setelah melahirkan. Baik dengan persalinan normal ataupun bersamaan dengan operasi caesar. Biasanya, degan memakai metode laparotomi, yaitu menggunakan sayatan kecil di bawah pusar.

Jika dilakukan di luar masa persalinan, maka tubektomi biasanya dilakukan dengan laparoskopi. Sebelum dilakukan pembedahan, pasien akan mendapatkan pembiusan. Dokter akan membuat sayatan kecil dan memasukkan alat khusus yang dinamakan laparoskop. Tubektomi digolongkan sebagai prosedur yang aman dengan risiko komplikasi yang jarang terjadi.

Meski demikian, apapun jenis prosedur operasi yang dilakukan, tetap ada risikonya. Risiko yang dapat terjadi pada prosedur tubektomi seperti perdarahan, kerusakan organ (misalnya luka pada usus, kandung kemih, atau pembuluh darah), efek samping dari obat bius, dan infeksi pasca tindakan tubektomi. Bisa juga terjadi nyeri pada panggul atau perut yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Produksi ASI Sedikit, Ini Solusi Buat Ibu Muda
Apakah Alat Kontrasepsi Mantap Mempengaruhi Gairah Seksual?

Jawabanya tidak ada. Sebab, prinsip tubektomi hanya menutup kedua saluran telur kanan dan kiri. Tujuannya seperti yang telah dijelaskan tadi, yakni untuk mencegah sel telur melewati saluran telur. Dengan demikian, sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma laki-laki. Alhasil, kehamilan pun tidak terjadi.

Jadi, gairah seks wanita tidak akan turun karena penggunaan alat kontrasepsi mantap. Hasrat seksual pada wanita hanya dipangaruhi oleh hormon androgen yang disekresikan oleh kelenjar adrenal dan ovarium. Selain itu, hormon estrogen juga memiliki pernanan penting terhadap gairah seks wanita. (*)


Catatan: Kami mengingatkan bahwa artikel ini bukan pedoman mutlak untuk menentukan keputusan menyangkut kesehatan pembaca. Kami menyarankan pembaca tetap berkonsultasi dengan dokter secara langsung.


Dapatkan Solusi Hukum dan Kesehatan, serta baca berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan