Kamis, 22 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

9 Pemuda Padangpariaman Diringkus, 11 Orang Buron

9 pemuda Padangpariaman yang kini ditangkap Satreskrim Polres Padangpariaman, digiring dari sel tahanan Mapolres Padangpariaman, untuk hadir dalam jumpa pers. (Foto: Istimewa)
532 pembaca

Padangpariaman | Datiak.com – Sebanyak 9 pemuda Padangpariaman diringkus tim Satreskrim Polres Padangpariaman. Pasalnya, mereka diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap anak-anak di Ulakantapakih. Aksi itu sampai viral belakangan ini di media sosial.

Kasatreskrim Polres Padangpariaman, AKP Ardiansyah Rolindo, menjelaskan bahwa penyerangan menggunakan senjata tajam oleh OTK yang viral di media sosial, terjadi pada malam tahun baru. Terdapat 2 korban penganiayaan dalam aksi beringas itu. Yakni Aditya, 17, dan Amrizal, 35.

“Kedua korban yang melaporkan kejadian ini ke Polsek Nansabaris, dengan LP/B/1/1/2022 dan LP/B/3/1 2022, Polsek Nansabaris,” ungkap Ardiansyah, dalam jumpa pers di Mapolres Padangpariaman, Senin (10/1).

Setelah diselidiki, lanjutnya, diperoleh identitas serta alamat rumah para terduga pelaku penyerangan di Los Lambuang Ulakan, Kecamatan Ulakantapakis tersebut. Jumlahnya sebanyak 9 orang pria muda. Yakni RG, 16, RAL, 17, IE, 25, ZDT, 19, NA, 16, ZRP, 16, ME, 16, AAF, 15, dan HZ, 15.

“Rata-rata (9 pemuda Padangpariaman yang ditangkap, Red) masih di bawah umur. Mereka tertangkap di beberapa kawasan di Kecamatan Lubukalung,” ungkap Ardiansyah.

Hanya saja, kesembilan tersangka bukanlah keseluruhan pelaku. Masih terdapat sebanyak 11 orang yang diduga sebagai pelaku aksi penyerangan itu. Sekarang, kesebelas orang itu masih dalam pengejaran. “Tim kai pasti akan terus memburu mereka. Jadi, lebih baik mereka (11 orang yang dalam pengejaran, Red) lebih baik menyerahkan diri,” pintanya.

Dari hasil interogasi, imbuhnya, 9 pemuda Padangpariaman itu mengungkapkan bahwa aksinya dilatarbelakangi balas dendam. Sebab, sebelumnya teman mereka yang dianiaya oleh orang yang tak dikenal.

“Hanya saja, mereka salah sasaran. Mereka mengeroyok orang-orang yang sedang nongkrong di Los Lambung Ulakan tersebut. Bahkan, mereka memakai samurai sepanjang 1 meter hingga membuat korban terluka,” papar Ardiansyah.

Atas tindakan itu, lanjutnya, 9 pemuda Padangpariaman tersebut disangkakan melanggar Pasal 170 KUHP Ayat 1–2 ke-1, jo Pasal 56 Ayat 1 dan 2 jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Ancaman penjaranya yaitu selama 7 tahun, karena sama dengan kejahatan yang dilakukan orang dewasa. (da.)


Baca berita Padangpariaman hari ini di Datiak.com.

Avatar photo