Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Kolam Ikan Program Kades, bakal Penuhi Lauk Warga Saureinuk

  • Bagikan
kolam ikan di desa saureinuk
Kepala Desa Saureinuk, Tirjelius.T.Oinan, saat menunjukkan kolam ikan yang dikembangkan Pemerintah Desa Saureinuk di Dusun Sumber Air. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Kepala Desa Saureinuk, Tirjelius T. Oinan berhasil membuat 8 kolam ikan di desannya. Kolam yang berada di Dusun Sumber Air, Desa Saureinuk itu, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan lauk warga di desa yang cukup jauh dari kawasan pesisir Kecamatan Sipora Selatan tersebut ke depannya.

“Kolam ikan yang kita bangun sudah terisi sebanyak 7.800 ekor ikan lele, lalu 3.700 ekor ikan nila,” ujar Tirjelius T. Oinan saat ditemui Datiak.com di lokasi pengembangan kolam oleh Pemerintah Desa Saureinuk tersebut.

Tirjelius menjelaskan bahwa pembangunan kolam hingga pembelian bibit ikan, menyerap anggaran sebanyak Rp 114.697.000. Anggaran itu bersumber dari APBN. “Semoga kolam ikan ini bisa menjadi sumber lauk Desa Saureinuk ke depannya,” harap kepala desa tiga periode tersebut.

BACA JUGA:  Gubernur Sumbar Ajak Perantau Pulang Rayakan Idul Adha

Sebab, lanjutnya, ikan yang dipanen dari kolam itu, nantinya bakal dipasarkan ke masyarakat Desa Saureinuk. Harganya dipastikan sangat terjangkau, sesuai kemampuan keuangan warganya.

“Kolam ini kan ditujukan untuk mempermudah memenuhi kebutuhan lauk warga kita. Jadi, sudah pasti harga ikannya lebih murah dari pedagang umumnya,” kata Tirjelius memastikan.

Pengelolaan Kolam Ikan di Desa Saureinuk
kolam ikan di saureinuk
Kepala Desa Saureinuk, Tirjelius.T.Oinan, saat meninjau kolam ikan yang dikembangkan Pemerintah Desa Saureinuk di Dusun Sumber Air. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Dalam pengembangan atau budidaya ikan di kolam tersebut, Pemerintah Desa Saureinuk ternyata turut menggandeng pihak SMK Negeri 1 Mentawai yang juga berada di desa itu. “Jadi kita memfasilitasi, pihak SMK yang menjalani pengelolaan atau budidaya ikannya,” ungkap Tirjelius.

“Ini perdana kita lakukan. Kalau nanti sudah berhasil, kolam ikan ini akan kita jadikan tempat pelatihan bagi anak-anak dalam membudidayakan ikan,” tukas Tirjelius.

BACA JUGA:  BNPB dan BPBD Padangpariaman Siapkan Desa Tangguh Bencana

Sekarang, pengelolaan kolam itu dipercayai kepada Yedijah Tatubeket (19 tahun), salah seorang lulusan terbaik SMK Negeri 1 Mentawai. Sebab, ia sudah memiliki sertifikat di bidang perikanan. Sertifikat itu ia peroleh setelah mengikuti pelatihan budidaya ikan di Kota Padang.

“Pemberian makan ikan kita lakukan 3 kali dalam sehari. Target kita, tiga bulan ikan sudah bisa dipanen. Semoga apa yang kita harapkan bisa tercapai, sehingga kolam ikan ini mendukung ketahanan pangan Desa Saureinuk ke depannya,” ucap Yedijah. (da.)


Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan