Iklan Melayang
Iklan Melayang

65 Kursi Pejabat di Limapuluh Kota Kosong

  • Bagikan
Pejabat di Limapuluh Kota
65 kursi pejabat di Limapuluh Kota yang kosong sekarang dalam proses pengisian oleh Pemkab Limapuluh Kota. (Ilustrasi: Tim Datiak.com)
banner 468x60

Limapuluh Kota | Datiak.com – Sebanyak 65 jabatan kosong di Pemkab Limapuluh Kota masih belum terisi hingga saat ini. Namun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Limapuluh Kota memastikan, sudah melakukan proses pengisian kekosongan pejabat di Limapuluh Kota tersebut.

“Untuk 65 jabatan yang belum terisi, sekarang sedang dalam proses,” kata Kepala BKPSDM Limapuluh Kota, Aneta Budi Putra, Senin siang (7/6). Namun, Budi –sapaan Aneta Budi Putra–, tidak merinci proses yang sedang dilakukan BKPSDM tersebut.

banner 336x280

Santer disebut-sebut, BKPSDM berkonsultasi ke Kemendagri untuk memastikan apakah pasangan kepala daerah terpilih, sudah dibolehkan mengisi jabatan kosong, meski masa jabatan pasangan kepala daerah belum sampai enam bulan. ”Pada intinya, untuk 65 jabatan yang kosong (karena pejabatnya pensiun) itu, sedang dalam proses,” kata Budi.

Sebelumnya, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, mengukuhkan kembali Widya Putra sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Limapuluh Kota. Proses pengukuhan jabatan itu dilangsungkan, Rabu (2/6), bersamaan dengan pengukuhan sejumlah pejabat di Limapuluh Kota lainnya.

“Iya. Pada Rabu lalu (2/6), pak bupati telah mengukuhkan 116 pejabat. Terdiri dari 8 Pejabat Pimpinan Tingga Pratama, yakni Sekkab, 2 Staf AHli, 2 Asisten, Kadis Damkar, Kadistanganhorbun, dan Kadis Kominfo. Kemudian, 30 pejabat administrator dan 78 pejabat pengawas,” ungkap Budi.

Menurutnya, pengukuhan 116 pejabat di Limapuluh Kota dilakukan Bupati karena adanya perubahan nomenklatur 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Yakni, Sekretariat Daerah, Inspektorat, Diskominfo, Distanganhorbun, Dinas Damkar, dan RSUD Achmad Darwis Suliki. “Perubahan nomenklatur ini sebagai tindaklanjut dari PP 72 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 56 Tahun 2019,” kata Budi.

Hal senada disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo. Menurutnya, pengukuhan 116 pejabat yang dilakukan pekan lalu, merupakan proses lanjutan atas berlakunya kebijakan perubahan nomenklatur susunan organisasi dan tata laksana perangkat daerah di lingkup Pemkab Limapuluh Kota.

“Pengangkatan dan pelantikan pejabat di Limapuluh Kota telah melalui rangkaian proses dan mekanisme sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Datuak Safar –sapaan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan