Kamis, 22 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

6 Terduga Penjual Miras Ilegal di Sitiung Ditindak, Lalu Dilepaskan

Salah seorang terduga pedagang miras ilegal di Sitiung saat diamankan petugas dalam perjalan pulang ke rumahnya. (Foto: Polres Dharmasraya)
262 pembaca

Dharmasraya | Datiak.com – Penjual miras ilegal di Sitiung ternyata masih cukup ramai. Sehingga, Unit Reskrim Polsek Sitiung melakukan pemberantasan saat Operasi Pekat Singgalang 2023. Sebanyak 6 orang yang diduga penjual miras (minuman keras) ilegal berjenis tuak pun mendapatkan penindakan.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah melalui Kapolsek AKP Agus Salem mengatakan, penindakan terhadap keeman terduga pedagang miras di Sitiung itu, bentuk respon terhadap laporan masyarakat yang diresahkan.

Keenam terduga penjual miras ilegal di Sitiung itu, dominan bekerja sebagai petani. Yakni SW (48), S (37), W (52), dan SM (52). Lalu satu orang ibu rumah tangga berinisial JU (39), dan seorang wiraswasta berinisial U (40).

“5 orang yang diduga penjual miras jenis tuak yang mendapatkan penindakan itu, dijemput petugas di rumahnya masing-masing. Sedangkan tersangka berinisial SM diamankan saat dalam perjalanan menuju rumahnya,” ungkap Agus Salem.

Dari penangkapan terduga penjual miras ilegal di Sitiung itu, pihaknya juga menyita tujuh galon minuman keras jenis tuak sebagai barang bukti. Banyak keseluruhan mirah tersebut yaitu 205 liter. ”seluruh barang bukti berada di Mapolsek,” ungkapnya.

Usai dilakukan penindakan, pihaknya meminta para pedagang miras itupun membuat surat perjanjian sebagai tindak lanjut. Setelah itu, pihaknya membebaskan keenamnya untuk pulang ke rumah masing-masing.

Terpisah, Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan bebas dari peredaran minuman keras tanpa izin.

“Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban wilayah Dharmasraya, dan mengajak seluruh masyarakat Dharmasraya untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari peredaran minuman keras ilegal,” ujarnya. (da.)