Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

4 Pasang Ini Mesum saat Puasa Dibebani Pandemi

  • Bagikan
pasangan mesum di kota padang
pasangan mesum di kota padang

Padang – SatpolPP Kota Padang mengamankan empat pasangan bukan suami istri di sejumlah tempat di Padang, Minggu (10/5). Mereka diamankan warga karena kedapatan berbuat mesum. Parahnya, salah satu pasangan digrebek warga sore hari, di salah satu bangunan kosong di Kecamatan Padang Utara, Sabtu (9/5).

Hanya saja, pelaku pria berhasil melarikan diri saat penangkapan. Beruntung, warga masih berhasil mengamankan pelaku wanita, lalu menyerahkannya ke Mako SatpolPP Padang.

KasatpolPP Padang, Alfiadi mengatakan, pihaknya sudah menginterogasi perempuan yang diserahkan oleh warga Kecamatan Padang Utara tersebut. Ia mengaku salah seorang pelajar SMK yang sedang menunggu ijazah kelulusan.

Wanita berinisial PN tersebut, diketahui tinggal di Jalan Rambai, Gang Makmur No. 10 RT05/RW03, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat.

“Dia (PN) berkilah saat ditanya petugas. Dia tetap bersikukuh tidak ada berbuat apa-apa dengan pacarnya di dalam rumah kosong itu,” ungkap Alfiadi.

Alasan lain yang dikemukakan PN, lanjutnya, yaitu tidak mengetahui kalau rumah yang dimasukinya bersama kekasihnya tersebut tidak berpenghuni. Sebab saat dijemput di rumah orangtuanya di Purus, PN langsung diangkut oleh kekasihnya yang berinisial HD ke rumah tersebut.

“Katanya (PN) baru lima menit dalam rumah itu. HD menyuruhnya masuk ke kamar. Namun tiba-tiba warga sekitar datang,” tambah Alfiadi sembari mengatakan bahwa PN mengaku sudah enam bulan berpacaran dengan HD.

Setelah mendapat identitas dan alamat HD dari PN, petugas langsung mendatangi rumah HD yang berada di Simpang Enam, Kecamatan Padang Barat. Namun HD tidak berada di rumahnya.

“Pas di rumah hanya ada keluarga si HD ini. Jadi petugas menceritakan perbuatan HD kepada keluarganya itu, dan memperingati untuk tidak mengulanginya lagi,” ungkapnya.

Pasangan mesum berikutnya yang diamankan warga, yaitu di di RT05/RW08, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Kejadian itu berawal dari kecurigaan warga melihat ZF (45) membawa seorang wanita berinisial DW (30), di dalam rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB.

“ZF ini statusnya duda. Makanya warga curiga dan langsung mendatangi rumahnya. Karena tidak direspon, warga mendobrak pintu rumahnya,” ujar Alfiadi.

Dugaan warga ternyata terbukti. ZF dan wanita yang juga berstatus janda itu, kedapatan oleh warga saat mereka tidak berbusana. Untungnya Ketua RW setempat langsung mengangkut ZF dan DW ke Polsek Koto Tangah. Sehingga, mereka tidak diamuk oleh masa yang geram.

“Setelah diamankan di Polsek Koto Tangah, mereka langsung diserahkan ke Mako SatpolPP,” kata Alfiadi.

Dua pasang lainnya, kata Alfiadi masih berusia remaja. Yakni MF (perempuan usia 17) dan PG (laki-laki usia 20), serta YS (perempuan usia 16) dan RS (laki-laki usia 16). Mereka juga diciduk warga dini hari tadi (10/5), di dua tempat di Kelurahan Batipuh Panjang.

Setelah ditanyai petugas, MF mengaku berstatus pelajar yang tinggal di Sarang Gagak, Kecamatan Kuranji. Sedangkan PG mengaku bekerja sebagai penjaga gudang tempat keduanya ditangkap.

“Kalau remaja berinisial YS dan RS ini mengaku kepada petugas sama-sama berasal dari Andalas Kuranji,” ungkap Alfiadi.

Katanya, seluruh pasangan tertangkap mesum tersebut sudah didata dan diproses lebih lanjut. Pihak keluarga mereka juga didatangkan ke Mako SatpolPP Padang. (da.)

BACA JUGA:  Hiu Tutul Seberat 2,5 Ton Terdampar di Pesisir Selatan
  • Bagikan