Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

4 Desa di Siberut Kepulauan Mentawai Dilanda Banjir

  • Bagikan
4 Desa di Siberut Kepulauan Mentawai Dilanda Banjir 2021
Kondisi banjir di Desa Muntei di Kecamatan Siberut Selatan masih tampak dalam. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – 4 desa di Siberut Kepulauan Mentawai dilanda banjir setinggi 50-100cm. Yakni Desa Sotboyak, Monganpoula, Bojakan, dan Desa Desa Muntei. Penyebabnya hujan lebat sejak Rabu hingga kemarin siang (29-30/9/2021).

Desa Sotboyak dan Monganpoula terletak di Kecamatan Siberut Utara. Sedangkan Desa Bojakan di Kecamatan Siberut Barat. Lalu Desa Muntei di Kecamatan Siberut Selatan. Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir di 4 desa di Siberut Kepulauan Mentawai tersebut.

Hingga sekarang, warga terdampak banjir masih memilih bertahan di rumah-rumah panggung milik mereka yang berlantai papan. Kondisi genangan air di sejumlah wilayah desa sebagian juga sudah mulai menyusut.

Kepala Desa Sotboyak yang dihubungi awak media ke nomor handphone pribadinya mengatakan, luapan air mulai naik sejak, kemarin (30/9) sekitar pukul 06.24 WIB. Sekarang, kondisi air sudah mulai surut kembali.

BACA JUGA:  Penduduk Miskin di Padang Bertambah 144 Ribu Jiwa

”Sekarang, air sudah mulai surut dan kembali normal. Kita berharap, di hulu sungai di Desa Bojakan tidak terjadi hujan lebat yang berimbas ke desa Sotboyak dan juga desa Monganpoula,” ungkapnya.

Untuk kondisi rumah yang terdampak banjir di Desa Sotboyak sebanyak 30 rumah dan 1 masjid. Kondisi seperti ini, katanya memang kerap terjadi musim hujan di Mentawai.

Sedangkan Kepala Desa Muntei, Paulus, mengatakan bahwa luapan air yang memicu banjir di desanya bersumber dari Sungai Silak Oinan. “Tiga dusun di desa kami yang terdampak banjir. Yakni Dusun Salappak, Magosi, dan Dusun Bekkeiluk,” jelasnya.

Ketika dihubungi kemarin, ia mengaku genangan air masih tinggi di Desa Muntei tersebut. Sehingga, rumah warga di tiga dusun itu masih terendam. Warganya pun tidak bisa berbuat banyak.

BACA JUGA:  Positif Corona Bertambah dari Klaster Air Minum Isi Ulang

“Kami belum bisa mendatangi ketiga dusun itu karena air yang masih dalam. Jadi, total kerugian belum bisa kita perkirakan,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kepulauan Mentawai, Amir Ahmari, mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan. Untuk sementara, laporan yang diterima ada 4 desa di Siberut Kepulauan Mentawai yang terdampak banjir.

”Kita masih terus mengumpulkan data maupun informasi terkait perkembangan kondisi banjir di 4 desa di Siberut Kepulauan Mentawai ini. Termasuk, rencana pendistribusian bantuan kepada korban bencana banjir,” katanya. (da.)

Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan