3 Inovasi BPBD Padangpariaman Perkuat Nagari hingga IRT

  • Bagikan
3 inovasi bpbd padangpariaman 2022
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, usai pengukuhan Ketua TP-PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur, sebagai Srikandi Kesiapsiagaan Bencana Padangpariaman. (Foto: BPBD Padangpariaman)

Padangpariaman | Datiak.com – 3 inovasi BPBD Padangpariaman tahun ini patut diacungi jempol. Yakni Nagari Siaga dan Tanggap Bencana (Nan Sigab), Srikandi Siaga dan Tanggap Bencana (Si Sigab), dan Analisa Rencana Pasca Bencana (Lencana). Pasalnya, program tersebut digagas untuk memperkuat nagari dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Si Sigab menjadi program paling menarik. Sebab, pelaksanaannya menjadikan kalangan Ibu Rumah Tangga sebagai ujung tombak kesiapsiagaan bencana. Jadi, dalam launching itu, Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, turut mengukuhkan Ketua TP-PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur, sebagai Srikandi Padangpariaman.

“Program Nan Sigab dibentuk agar masyarakat terlibat aktif dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko bencana di wilayahnya. Terutama dengan memanfaatkan sumber daya lokal demi menjamin keberlanjutan,” ujar Kalaksa BPBPD Padangpariaman, Budi Mulya, saat memaparkan 3 inovasi BPBD Padangpariaman.

Dari program Nan Sigab, pihaknya pun melakukan pendalaman. Alhasil, Si Sigab lahir sebagai inovasi BPBD Padangpariaman berikutnya. Adapun yang menjadi fokus dalam sasaran kegiatan Si Sigab, yaitu para IRT beserta anak-anak. Sehingga, mereka siap dan tanggap terhadap bencana.

“Penentuan IRT dan anak-anak sebagai sasaran kegiatan, karena kemampuan fisik kelompok perempuan dan anak-anak lebih lemah daripada kelompok pria. Selain itu, IRT tentunya lebih tahu tentang perlengkapan dalam rumah tangga,” hematnya.

“Jadi, Si Sigab ini bagian dari ikhtiar dan gagasan Bupati Padangpariaman yang dituangkan lewat BPDB Padangpariaman untuk menyelamatkan masyarakat Padangpariaman dari berbagai ancaman bencana,” imbuh Budi.

Sedangkan program Lencana, sambungnya, inovasi BPBD Padangpariaman yang dihadirkan untuk pemulihan pasca bencana. Pelaksanaan program ini melibatkan perangkat nagari sebagai ujung tombak penyediaan data sekunder.

“Program ini menjadi sangat penting karena melalui dukungan data dari nagari, akan membantu daerah dalam pemulihan pasca bencana,” tukas Budi yang didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Wirman, dan Kasi Kesiapsiagaan Heri Sugianto.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, sangat mengapresiasi inovasi BPBD Padangpariaman tersebut. Untuk itu, ia berharap momentum tersebut menjadikan Kabupaten Padangpariaman Siap Siaga dan Tanggap terhadap Bencana (Sigab).

“Melalui inovasi ini  ini, saya berharap nagari di Padangpariaman menjadi nagari mandiri, dan mampu mapan dalam mitigasi bencana. Begitupun ibu-ibu di Padangpariaman, diharapkan ke depan menjadi ujung tombak kesiapsiagaan bencana dalam rumah tangga,” pesan Suhatri Bur.

Hal senada disampaikan Ketua TP-PKK Padangpariaman, Yusrita Suhatri Bur. Ia bahkan bertekad akan berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK di kecamatan hingga nagari, serta stakeholder untuk menggaungkan  Si Sigab, sebagai inovasi BPBD Padangpariaman yang dinilai sangat penting untuk mitigasi kebencanaan.

“Kita akan berupaya menciptakan kader Si Sigab atau Srikandi Kebencanaan ini di kecamatan hingga nagari. Target kita, untuk memperkuat kesiapsiagaan dan tanggap bencana di Padangpariaman,” ucapnya.

3 inovasi bpbd kabupaten padangpariaman tahun 2022
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, menyerahkan berita acara penetapan Nagari Siaga Tanggap Bencana (Nan Sigab) kepada Nagari Seulayat Ulakan. (Foto: BPBD Padangpariaman)

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Wirman, melalui Kasi Kesiapsiagaan Heri Sugianto mengatakan, dalam launching tersebut juga dilaksanakan pemutaran video inovasi, penyerahan berita acara penetapan Nagari Siaga Tanggap Bencana (Nan Sigab) kepada Nagari Seulayat Ulakan, sebagai nagari yang memenuhi syarat sebagai Nan Sigab.

“Setelah Nagari Seulayat Ulakan Tapakis pada tahun ini, kita akan menjadikan Nagari Campago Selatan Kecamatan V Koto Kampung Dalam sebagai Nan Sigab berikutnya,” kata Heri. (da.)


Baca berita Padangpariaman hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan