Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

11 Kepala Desa di Mentawai yang Dilantik Diminta Hati-hati

  • Bagikan
11 kepala desa di Mentawai dilantik
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, saat melantik 11 kepala desa hasil Pilkades Serentak Mentawai yang digelar 16 Juni 2021. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – 11 kepala desa di Mentawai telah dilantik oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, di Aula Kantor Bappeda Km 4, Desa Tuapejat, pada Senin (16/8/2021). Yudas pun berpesan, agar kepala desa yang baru dilantiknya tersebut, dapat menjalankan tugas dengan sebaik untuk nantinya.

Seperti diketahui, pada 16 Juni 2021 sebanyak 31 desa dari 43 desa di Mentawai melaksanakan pemilihan kepala desa. Hanya saja, dari hasil itu baru 11 kepala desa di Mentawai yang bisa dilantik, Senin (16/8/2021). Sisanya kini masih dalam proses.

Informasi yang dikumpulkan Datiak.com, ke-11 kepala desa di Mentawai yang dilantuik tersebut, berasal dari dua kecamatan. Yakni dari Kecamatan Sipora Selatan yaitu Kepala Desa Tuapejat, Pusuibiat, Kepala Desa Betumonga, Maysarli, Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfianto, Kepala Desa Goisokoinan, Sion Marsutin Taileleu, dan Kepala Desa Sido Makmur, Shoib.

Selanjutnya yaitu kepala desa dari Kecamatan Sipora Selatan. Yakni Kepala Desa Matobek, Wisman, Kepala Desa Saureinu, Tirjelius, Kepala Desa Mara, Hartarto, Kepala Desa Nemnemleleu, Balsanus, Kepala Desa Beriulou, Gidelius, dan Kepala Desa Bosua, Irman Jon.

BACA JUGA:  Pelamar CPNS di Limapuluh Kota Banyak yang Gugur

“Pertama sekali, kita tentu mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa terpilih yang sudah dilantik pada Senin (16/7/2021),” ujar Yudas ketika diwawancarai awak media, kemarin.

Yudas menjelaskan bahwa ke-11 kepala desa di Mentawai yang baru saja dilantiknya itu, berasal dari dua kecamatan di Mentawai. Yakni dari Kecamatan Sipora Selatan dan Sipora Utara. Mereka adalah kepala desa hasil pemilihan kepala desa yang digelar serentak di Mentawai, Rabu (16/6/2021).

“Pemilihan kepala desa serentak yang kita laksanakan Juni 2021 kemarin, sangat diapresiasi oleh pemerintah pusat. Sebab, pemilihan kepala desa secara serentak di daerah kita, menjadi yang pertama kalinya digelar di Indonesia dan berjalan sukses,” hemat Yudas.

Pesan Penting Bupati kepada 11 Kepala Desa di Mentawai yang Dilantik

Untuk itu, Yudas berpesan agar kepala desa di Mentawai yang sudah dipercayai masyarakat, bekerja dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan desa. Salah satunya dalah hal penggunaan anggaran harus selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku. “Jangan sampai seenaknya saja (menggunakan anggaran desa, Red),” pesan Yudas mengingatkan.

BACA JUGA:  Lulusan MAN IC Padangpariaman Raih Nilai Sempurna

Pasalnya, imbuh Yudas, setiap anggaran yang digunakan oleh pemerintah desa adalah milik rakyat. Artinya, seluruh lapisan masyarakat memiliki hak untuk mengawasinya. “Jangan sampai ada kepala desa kita terjerat hukum. Makanya, kehati-hatian sangat perlu dalam penggunaan anggaran desa. Prioritaskan untuk kemajuan desa,” ucap Yudas.

Selain itu, tambah Yudas, dalam menjalankan roda pemerintahan di desa, kepala desa juga harus membangun koordinasi kuat dengan kecamatan. “Saya yakin 11 kepala desa di Mentawai yang baru saja dilantik tersebut mampu menjalankan amanah dengan baik, mematuhi perintah perundang-undangan, serta berinovasi dalam melayani masyarakat dan memajukan desanya,” hemat Yudas optimis.

Kuncinya, menurut Yudas hal itu bisa terlaksana apabila 11 kepala desa di Mentawai tersebut membangun kebersamaan dengan masyarakatnya. Artinya, mereka harus menghimpun seluruh unsur di desanya. Mulai dari tokoh agama, setrta tokoh masyarakat lainnya. Termasuk kalangan generasi muda.

BACA JUGA:  Pilwanag Serentak di Padangpariaman Sudah Dekat

“Kepala desa itu untuk seluruh masyarakat di desanya. Jadi bukan kepala desa sektoral, suku, atau golongan. Jangan sampai kepala desa memandang latar belakang masyarakatnya. Semua harus dirangkul untuk membangun desa,” tegas Yudas.

Hal paling penting yang perlu ditanamkan oleh 11 kepala desa di Mentawai yang baru dilantik tersebut, lanjutnya, yaitu menyadari bahwa mereka adalah pelayan masyarakat. Artinya, pengabdian yang dilakukannya di desa, seluruhnya untuk kebutuhan masyarakat.

“Kepala desa juga barometer kemajuan suatu daerah. Semakin banyak desa yang maju dan sejahtera di Mentawai, otomatis daerah ikut lebih maju,” tukas Yudas. (da.)


Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan