1 Positif Corona di Mentawai Sembuh, Kapan Boleh Pulang?

  • Bagikan
yudas sabaggalet saat jumpa pers percepatan penanganan covid 19
yudas sabaggalet saat jumpa pers percepatan penanganan covid 19

Mentawai | Datiak.com – 1 positif corona di Kabupaten Kepulauan Mentawai dinyatakan sembuh. Sebab, setelah mengikuti tes swab lanjutan sebanyak dua kali, pasien dengan identitas 324I itu, dinyatakan negatif atau tidak lagi terinfeksi Covid-19.

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan, jumlah positif Covid-19 di Mentawai itu sebelumnya sebanyak tiga orang. Artinya, setelah satu di antaranya dinyatakan negatif, sekarang tinggal dua orang yang menjalani pemulihan.

“Kita sangat bersykur karena 1 positif corona telah sembuh. Semoga dua orang pasien yang kini masih dirawat, segera cepat sembuh dari Covid-19 ini,” harap Yudas yang disampaikan di Aula Kantor Bupati, Kilometer 4, Tuapejat.

Yudas turut mengemukakan harapan agar Covid-19 tidak menyebar ke pulau lainnya di Mentawai, seperti ke Siberut dan Pagai. Jadi, dua pulau itu tetap dalam posisi nol Covid-19. Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu juga berharap tidak medis di Bumi Sikerei yang terkontaminasi virus asal Wuhan, Hubai, Tiongkok tersebut.

Meski sudah dinyatakan negatif dari hasil uji swab di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, pasien nomor 324I tersebut ternyata belum bisa bebas. Ia masih harus menjalani isolasi selama 14 hari lagi di RSUD Tuapejat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar. Menurutnya, pemulangan pasien 324I saat ini masih berisiko. Sebab, keluarga yang sempat kontak dengan korban, kini juga diisolasi di RSUD Tuapejat.

“Pasien 324I ini tidak lagi berada di ruang isolasi pasien positif Covid-19 di RSUD. Jadi, setelah 14 hari ke depan, ia sudah bisa kembali beraktivitas layaknua masyarakat normal. Namun, tetap memakai masker,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Lahmuddin turut mengingatkan bahwa terjangkit covid-19 bukanlah aib. Jadi, korbannya jangan sampai dikucilkan. Begitupun apabila masyarakat mendapati seseorang atau anggota keluarganya dengan gejalan Covid-19, segeralah melapor kepada pihak terkait, seperti medis setempat.

Lahmuddin juga menjelaskan, hingga Sabtu (2/5), sebanyak 29 Orang Dalam Pemantauan (OD) di Mentawai sudah dinyatakan negatif. Sedangkan jumlah orang yang masuk Mentawai selama karantina wilayah mencapai 1.092 orang.

Seperti diketahiui, pasien 324I salah seorang mahasiswa Mentawai yang pulang dari Bogor, 20 Maret 2020 lalu. Lalu, 8 April 2020, ia ditetapkan berstatus ODP. Setelah menjalani rapid test, pasien 324I ini dinyatakan positif Covid-19. (da.)

  • Bagikan